Fix, Ria Ricis-Teuku Ryan Menikah pada 12 November

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ria Ricis dan Teuky Ryan tinggal menghitung hari melaksanakan pernikahan. Mereka akan resmi menjadi suami dan istri pada 12 November 2021.

Kabar tanggal pernikahan Ricis dan Ryan diungkap KUA Kebayoran Lama. Keduanya akan melangsungkan pernikahan di sebuah hotel di Jakarta Selatan.

“Ya sudah masuk berkasnya tadi pagi ya, untuk pernikahan hari Jumat, tanggal 12 November, jam 14.00 (akad) di Hotel Intercontinental Pondok Indah,” kata Kepala KUA Kebayoran Lama, H Madari.

“Masih ada proses, jadi nanti kami panggil mereka calon pengantin untuk melakukan pemeriksaan, semua diperiksa, status kedua orang tua, wali, dan sebagainya. Insyaallah hari Senin tolong yang bersangkutan kemari berdua, harus datang,” ujarnya.

Ricis dan Ryan juga akan melakukan bimbingan pernikahan yang digelar secara terbatas karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Ada bimbingan langsung, biar praktis nggak bolak-balik mereka privat berdua, karena di COVID ini kita untuk bimbingan nggak banyak tatap muka. Biasanya kan dikumpulkan calon pengantin, pas Covid-19 ini kita belum melaksanakan, masih terbataslah. Dibimbing saya langsung,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini