Indonesia Gagal Lolos ke Piala AFC U-23, Marselino Minta Maaf

Baca Juga

MATA INDONESIA, DUSHANBE – Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke putaran final Piala AFC U-23. Penyerang skuat Garuda Muda, Marselino Ferdinan meminta maaf.

Berlaga di leg kedua Kualifikasi Piala AFC U-23, Jumat 29 Oktober 2021 malam WIB di Central Republican Stadium, Indonesia kalah dengan skor 0-1.

Dengan demikian, agregat dua pertandingan melawan Austrlia adalah 4-2 setelah di leg pertama Indonesia kalah 2-3. Memang hanya dua pertandingan di Grup G ini karena Cina dan Brunei Darusssalam mundur.

Marselino meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena gagal membawa tim lolos ke putaran final Piala AFC U-23.

“Kami sudah menampilkan yang maksimal tapi Tuhan berkendak lain. Tuhan menginginkan kami belajar lagi, bekerja lebih keras lagi, supaya kami terbentuk lagi di event selanjutnya,” katanya.

“Pelajarannya pertama jangan pantang menyerah, meskipun lawan di atas kita, tetap membuktikan. Untuk masyarakat Indonesia maaf kali ini belum memberikan yang terbaik. Kami akan evaluasi diri, evaluasi tim supaya menjadi yang terbaik,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini