Otsus Jilid II Solusi Cemerlang untuk Majukan Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, KEEROM – Kelanjutan Otsus Papua jilid II dinilai sebagai strategi yang tepat untuk memajukan kehidupan masyarakat Papua. Hal ini disampaikan oleh Ondoafi (Kepala Suku) Kampung Kwimi, Distrik Arso,Kabupaten Keerom Bastian Nangguer.

“Otsus adalah solusi cemerlang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua untuk terus maju dan bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” ujarnya, dikutip Kamis 28 Oktober 2021.

Bastian pun mendukung penuh kelanjutan Otsus jilid II di tanah Papua. “Semoga dengan kelanjutan Otsus ini, seluruh warga kampung terutama yang ada di pedalaman bisa ikut merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia pun berharap agar pemerintah daerah harus ekstra kerja keras agar Otsus ini dapat menyentuh setiap elemen masyarakat. “Harus ada transparansi dan pengawasan ketat dalam perjalanan Otsus,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Tokoh Agama Distrik Roufaer, Kabupaten Mamberamo Raya Andareas Kosuko. Ia mengatakan bahwa masyarakat di wilayahnya sangat mendukung keberlanjutan Otsus.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah untuk melanjutkan otsus di Papua demi keberlanjutan pembangunan dan masa depan generasi muda asli Papua,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya agar tidak terpengaruh provokasi dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Ia meminta pemerintah pusat segera memastikan kelanjutan otsus.

Kepala Suku Besar Distrik Roufaer Videt Tiasa juga punya pendapat yang sama. Menurutnya, Otsusharus berlanjut karena wilayah Roufaer masih butuh Pembangunan.

“Masyarakat belum sepenuhnya merasakan otsus karena banyak penyelewengan di ibukota Kasonaweja,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini