Galih Ginanjar Jadi Tersangka Kasus ‘Bau Ikan Asin,’ Netizen Ramai-Ramai Puji Hotman Paris

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Galih Ginanjar, Pablo Banua dan Rey Utami ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ‘Bau Ikan Asin’, akun Instagram pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kebanjiran pujian dari netizen.

Seperti ramai diberitakan sejak Kamis 11 Juli 2019 pagi, kuasa hukum Pablo dan Rey, Farhat Abbas membenarkan perihal status hukum itu.

Mendengar perkembangan hukum tersebut netizen ramai-ramai mengungkapkan perasaan syukur dan ucapan selamat di kolom komentar akun instagram @hotmanparisofficial. Mereka umumnya mengaku salut dengan Hotman yang menjadi pengacara Fairuz A. Rafiq.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hotman menjadi pengacara yang mendampingi Fairuz saat melaporkan kasus ‘bau ikan asin’ ke Polda Metro Jaya.

Komentar netizen perempuan yang memiliki akun @zxmvll misalnya mengaku lega kepada Hotman.

“Dan akhirnya PB, RU, dan GG sudah ditetapkan jadi tersangka om, gw lega denger kabarnya… Gw sebagai cewe lega banget denger kabar mereka jadi tersangka… .”

Sementara pemilik akun @ita_fathoni mengungkapkan penghargaan yang tinggi kepada Hotman karena dinilai telah membela martabat perempuan.

“Salut buat bang hotman??, terimakasih sudah membela harkat dan martabat perempuan, semoga kebaikan bang hotman dibalas oleh Allah SWT dan selalu diberikan kesehatan….. Amin… .”

Begitu juga dengan pemilik akun @dheefayruz, sampai berkomentar begini, “Salut sama pengacara yg satu ini patut untuk dijadikan apresiasi masyarakat hebat,sehat terus ya bang Hotman jangan bosan2 untuk membantu banyak orang amin ??.”

Pujian juga datang dari pemilik akun @4ng3l_lee, “Pengacara hebat,pinter,siap membela yg terpuruk itulah pak hotman ?mantapppp maju trs pak GBu.”

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini