Sambangi Deiyai, BIN Gelar Vaksinasi untuk 89 Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, DEKAI – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua melakukan kegiatan vaksinasi massal di Aula Kantor Dinkes Deiyai Distrik Tigi.

Menurut Sekretaris RSUD Deiyai Febur Mote, S.Kep, Ners, M.Kes, vaksinasi tersebut diikuti oleh 89 orang darin target 100 orang.

“Dengan rincian 67 orang vaksin tahap I dan 17 orang vaksin tahap II. Sementara itu 5 orang tertunda karena hasil tensi tinggi dan tidak hadir,” ujarnya, Kamis 7 Oktober 2021.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran peserta vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Selain itu, untuk membentuk sistem kekebalan tubuh atau Herd Immunity melawan virus corona,” katanya.

Dirinya juga mengimbau peserta yang sudah divaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan guna menghindari diri terinveksi virus corona.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini