Siapkan 5.500 Dosis, BIN Akan Kembali Lakukan Vaksinasi di Gowa

Baca Juga

MATA INDONESIA, GOWA – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Selatan atau Binda Sulsel akan kembali menggelar vaksinasi lanjutan untuk pelajar dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa ini bakal dilakukan pada Senin, 13 September 2021.

Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni mengatakan, untuk kegiatan vaksinasi ini pihaknya mendapat bantuan 5.500 dosis vaksin dari Binda Sulut. Ia pun berharap kegiatan vaksinasi ini bisa melampaui target yang sudah ditetapkan.

“Saya berharap ini betul-betul berjalan dengan baik. Oleh karena itu, butuh persiapan yang baik. Tolong diatur sebaik-baiknya, vaksinasi massal 10 ribu beberapa waktu lalu bisa sukses, insya Allah yang 5.500 ini bisa lebih sukses,” ujarnya dikutip Minggu, 12 September 2021.

Sementara, Pj Sekda Kabupaten Gowa Kamsina mengungkapkan bahwa vaksinasi ini akan dilaksanakan di lima lokasi, yaitu di tiga sekolah dan dua kelurahan di Kecamatan Bontomarannu.

“Untuk 5.500 ini akan dilaksanakan di lima titik yaitu SMAN 9 Gowa di Pallangga, SMPN 14 Gowa di Batangkaluku, SMAN 2 Limbung, Kelurahan Borongloe dan Kelurahan Bontomanai,” katanya.

Kamsina juga berharap agar vaksinasi ini dipersiapkan dengan baik bisa berjalan dengan sukses dan mencapai target yang telah ditentukan.

“Jadi saya minta Dinas Pendidikan persiapkan pesertanya dari siswa dan laporkan. Kemudian Bagian Pemerintahan dan Dinas PMD, tolong koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan desa agar mempersiapkan warganya. Begitu pun dengan Dinas Kesehatan untuk persiapkan vaksin dan tim kesehatan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini