Harus Dipahami Covid-19 Adalah Penyakit Perilaku Manusia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mulai sekarang harus dipahami bahwa Covid-19 sebagai penyakit perilaku manusia. Jika perilaku manusia baik, maka penularan penyakit itu akan terhenti.

Hal itu diungkapkan Kepala Subbid Tracing Satgas Covid-19 RI, dr Koesmedi Priharto SpOT MKes dalam pesannya yang dilihat Mata Indonesia News, Rabu 4 Agustus 2021.

“Jika manusia berperilaku baik maka turun angka kasusnya,” ujar Koesmedi.

Berperilaku baik yang dimaksud Koesmedi adalah berdisiplin menegakkan protokol kesehatan seperti memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menyuci tangan.

Sedangkan perilaku buruk yang dimaksud adalah perilaku yang abai terhadap protokol kesehatan.

Jika hal tersebut dilakukan maka peningkatan kasus akan terjadi di daerah tersebut.

Maka di sini yang harus disadari bahwa berhentinya pandemi ini di Indonesia tidak bisa hanya ditumpukan pada pemerintah dan negara semata.

Negara tidak bisa melakukannya tanpa partisipasi masyarakat secara gotong royon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Teladan Pembangunan Nasional, Satukan Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kesejahteraan Rakyat

Oleh: Yohanis Yoku*Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan, Papua hadir sebagai salah satu wilayah yang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upayamenjaga kelestarian alam. Berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah daerah di Tanah Papua memperlihatkan arah pembangunan yang tidak semata-mata mengejarpertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa kekayaan alam yang dimilikitetap terjaga untuk generasi mendatang. Pendekatan ini sekaligus menjadi buktibahwa Indonesia mampu menghadirkan model pembangunan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.Komitmen tersebut tercermin dalam langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat yang menempatkan perlindungan hutan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa seluruhprogram pembangunan harus mengacu pada prinsip keberlanjutan dan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadarankuat bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.Pendekatan pembangunan yang mengutamakan kelestarian lingkungan merupakankeputusan strategis yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini. Hutan Papua merupakan salah satu kawasan hutan tropis terbesar yang masih tersisa di dunia. Keberadaannya memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan iklim, menyerap emisi karbon, melindungi keanekaragaman hayati, serta menjaga sumberair bagi masyarakat. Karena itu, upaya mempertahankan tutupan hutan Papua bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga memberikankontribusi besar bagi kepentingan nasional dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini