Presiden Jokowi Ajak Mahasiswa dan Pengurus PKK Jadi Relawan Covid19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi mengajak mahasiswa, pemuda, pengurus PKK dan kader pos yandu untuk menjadi relawan penanganan Covid19. Menurutnya, kehadiran para relawan baru untuk menangani wabah tersebut akan menguatkan kemampuan Indonesia mengatasinya.

“Dokter, tenaga kesehatan, ASN, TNI dan Polri sudah bekerja keras pagi, siang malam sejak Maret 2020 sampai saat ini sehingga saya ucapkan terima kasih. Tapi, akan lebih bagus lagi jika ada tambahan relawan dari seluruh masyarakat sehingga kita bisa menangani kasus Covid19 dengan baik,” ujar Presiden Jokowi saat meresmikan panggunaan rumah sakit darurat Covid19 asrama haji yang dibangun hanya dalam waktu lima hari saja.

Saat ini kasus aktif Covid19 atau mereka yang dirawat di rumah sakit seluruh Indonesia tercatat sudah lebih dari 300 ribu orang.

Angka itu tiga kali lipat dari situasi sebelum lebaran 2021 yang angkanya bisa kurang dari 100 ribu orang yang dirawat rumah sakit.

Akibatnya, banyak rumah sakit kewalahan menangani pasien Covid19 bahkan memerintahkan mereka yang bergejala ringan hingga sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dengan tambahan relawan tersebut diharapkan pelayanan rumah sakit bisa menjadi lebih baik lagi dari sekarang.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Teladan Pembangunan Nasional, Satukan Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kesejahteraan Rakyat

Oleh: Yohanis Yoku*Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan, Papua hadir sebagai salah satu wilayah yang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upayamenjaga kelestarian alam. Berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah daerah di Tanah Papua memperlihatkan arah pembangunan yang tidak semata-mata mengejarpertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa kekayaan alam yang dimilikitetap terjaga untuk generasi mendatang. Pendekatan ini sekaligus menjadi buktibahwa Indonesia mampu menghadirkan model pembangunan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.Komitmen tersebut tercermin dalam langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat yang menempatkan perlindungan hutan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa seluruhprogram pembangunan harus mengacu pada prinsip keberlanjutan dan rencana tata ruang wilayah yang telah ditetapkan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadarankuat bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.Pendekatan pembangunan yang mengutamakan kelestarian lingkungan merupakankeputusan strategis yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini. Hutan Papua merupakan salah satu kawasan hutan tropis terbesar yang masih tersisa di dunia. Keberadaannya memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan iklim, menyerap emisi karbon, melindungi keanekaragaman hayati, serta menjaga sumberair bagi masyarakat. Karena itu, upaya mempertahankan tutupan hutan Papua bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga memberikankontribusi besar bagi kepentingan nasional dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini