Akhirnya Comeback! Ini Lirik Lagu ‘Make It’ 2PM

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Setelah ditunggu-tunggu, 2PM akhirnya comeback! Mereka merilis album ke-7 mereka ‘MUST,’ yang menampilkan judul lagu “Make It” pada Senin 28 Juni 2021.

“Make It,” yang ditulis dan diaransemen oleh anggota Wooyoung, adalah lagu R&B ramping yang berhubungan dengan perasaan yang mengatakan, “Apa yang harus saya lakukan jika cinta datang lagi?”

Dalam video musik yang lucu, grup tersebut menggabungkan konsep canggih dan tampan mereka dengan latar apokaliptik. Para anggota menari dalam setelan yang disesuaikan dengan GQ saat meteorit menabrak mobil, gedung, dan trotoar di seluruh kota.

Sementara itu, para anggota akan mengadakan showcase comeback satu jam setelah perilisan album di saluran digital Mnet M2.

Album ini hadir hampir lima tahun setelah perilisan album mereka sebelumnya ‘Gentleman’s Game’ pada September 2016.

Lihat video musik “Make It” di bawah ini!

Lirik “Make It” 2PM:

Nan isanghyeongi eopsneunde
Isanghae
Geunyang seuchyeo jinagasseul ppuninde
Wae irae

Hyangsu ttaemunilkka
Kokkeuti baneung
Osi yeppeossna
Sonkkeuti geudael

Jeogiyo
Jamkkanman bwajwoyo
Nado moreuge bwabeoryeossneyo

Nuni jakkuman gayo
Hoksi na bon jeok eopsnayo

Sarangi issdamyeon
Ireon ge anilkka saenggakhae
Sigani doendamyeon
Oneul bam eotteolkka

Nan jigeum
Haeya haeya haeyaman hae
Amu marina eotteon iyuga
Dwaeya dwaeya doeeoyaman hae

Neoreul jamkkan deo bol su issge
Neoreul jogeum deo al su issge
Budi uriga doel su issge
Kkok haeya haeya
Haeyaman dwae

Ne nunapeseon na mom dul bareul
Jeongsin mot charyeo neol bon nae mameun
Coffee Shopping Driving
LP Cooking Wine gwaenchanha

Hyangsu ttaemunilkka
Kokkeuti baneung
Osi yeppeossna
Sonkkeuti geudael

Jeogiyo jamkkan sigan dwaeyo
Naege 1bunman billyeojullaeyo
Mami jakkuman gayo
Ije na eotteokhanayo

Sarangi issdamyeon
Ireon ge anilkka saenggakhae
Sigani doendamyeon
Oneul bam eotteolkka

Nan jigeum
Haeya haeya haeyaman hae
Amu marina eotteon iyuga
Dwaeya dwaeya doeeoyaman hae

Eotteohge
I gibuneul
Hamyeon dwae
Naega neukkineun geol geunyeodo
Han beonjjeum neukkyeobwasseumyeon hae

Geunyang geotneunde bichi naneun neol
Moreun cheok bikyeo gamyeon
Andoel geosman gataseo

Nan jigeum haeya haeya haeyaman hae
Dwaeya dwaeya doeeoyaman hae
Geuraesseum hae
Nan jigeum
Haeya haeya haeyaman hae
Gotta make it We gotta make it
Amu marina eotteon iyuga
Dwaeya dwaeya doeeoyaman hae
Gotta make it We gotta make it
Doeeoyaman hae

Neoreul jamkkan deo bol su issge
Neoreul jogeum deo al su issge
Budi uriga doel su issge
Kkok haeya haeya
Haeyaman dwae

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini