Viral! Emak-emak Beli Kipas Malah Dapat Sabun Colek

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama pembeli e-commarce masih menjadi sorotan warganet. Usai heboh soal fitur COD, kini viral pengalaman tak mengenakan seorang emak-emak yang berbelanja di toko online.

Video tersebut diunggah oleh akun IG, @trendingbuzz.id. Nampak, seorang emak-emak merasa kesal lantaran paketnya tak sesuai.

“Belinya kipas dapatnya sabun colek,” kata si perekam video.

Menurut keterangan, ibu-ibu itu memesan kipas angin di sebuah e-commarce. Namun, yang datang justru hanya sabun colek satu buah yang dipaketkan dalam kardus kecil.

Sontak hal itu pun membuat geram si pembeli. Ia mengaku membeli sebuah kipas angin seharga 85 ribu Rupiah. Tapi yang dikirmkan malah sabun colek seharga seribu Rupiah.

“Noh yang dikirimin malah sabun colek dua biji harga seribu, kebangetan banget sih nih orang,” ucapnya.

Kejadian itu pun viral di sosial media. Netizen pun ikut geram dengan peristiwa itu.

“Tokonya spill, biar gak ada korban selanjutnya,” kata akun wacana_penggilabaca.

“Kalo milih toko jangan sembarangan,” kata akun arya.maulana.

“Kebangetan, kebangetan,” kata akun syamil_11_alghifari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini