Catat! Ini Pemicu Kanker Payudara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAKanker payudara merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Ada beberapa pemicu penyakit ini.

Jumlah penderita penyakit kanker payudara pada perempuan, baik yang tengah menjalani rawat inap maupun rawat jalan, adalah yang tertinggi di Indonesia yakni 28,7 persen.

Penyebab kanker payudara bermacaam-macam. Berikut beberapa di antaranya.

1. Faktor Keturunan

Seseorang dalam garis keturunan langsung memiliki penyakit kanker, maka ia berisiko tinggi terkena penyakit yang sama. Namun, orang yang merupakan keturunan dari penderita kanker tak selalu otomatis menjadi penderita kanker. Hanya saja, sel kanker dalam tubuhnya lebih mudah aktif dibandingkan dengan orang lain. Maka dari itu tindakan pencegahan harus dilakukan dengan lebih ekstra.

2. Memiliki Riwayat Kanker Payudara

Selanjutnya penyebab penyakit kanker payudara adalah seorang yang sebelumnya sudah pernah terdeteksi kanker payudara. Dia memiliki risiko yang lebih besar untuk kembali terkena penyakit yang sama.

3. Gaya Hidup yang Tak Sehat

Kanker payudara bisa pula menyerang seseorang karena gaya hidup yang tak sehat. Contoh gaya hidup yang tak sehat ialah makan sembarangan, merokok, mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih. Kurang istirahat juga bisa turut menjadi pemicu.

4. Melahirkan di Usia Terlalu Tua

Bagi perempuan melahirkan di usia terlalu tua sama berbahayanya dengan hamil di usia yang terlalu muda. Akan sangat berbahaya bagi seorang perempuan ketika melahirkan di atas usia 35 tahun. Pasalnya pada usia tersebut daya tahan tubuh sudah mulai menurun dan kondisi hormonnya sudah berubah.

5. Memiliki Benjolan di Payudara

Jika kamu merasa ada yang berubah di dalam tubuh seperti ada benjolan di payudara dan terasa sakit, segera pergi ke dokter spesilis untuk memeriksakan kondisi. Memang belum tentu adanya benjolan merupakan kanker, tapi tak ada salahnya periksa ke dokter untuk memastikan.

Reporter: Purwati Soleha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini