Wajib Tahu, Ternyata Minyak Zaitun Memiliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena memiliki konsentrat lemak yang berasal dari pemerasan buah zaitun. Dalam 100 mililiter minyak buah zaitun terkandung 844 kalori dan 100 gram lemak baik.

Menurut Healthline terdapat 5 manfaat dari minyak zaitun untuk kesehatan. Pertama, yaitu menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Hal ini mengacu pada diet Mediterania yang menggunakan minyak tersebut.

Minyak ini dipercaya dapat menurunkan peradangan, melindungi kolesterol jahat dari oksidasi, meningkatkan lapisan pembuluh darah, dan membantu mencegah pembekuan darah berlebih.

Selain itu, minyak ini terbukti dapat menurunkan tekanan darah yang menjadi faktor risiko terkuat penyakit jantung.

Kedua, minyak zaitun bisa membantu menghilangkan plak beta-amiloid dalam sel otak. Penumpukan plak tersebut dinilai bisa menyebabkan Alzheimer. Sebuah studi menemukan diet Mediterania bisa memberikan manfaat bagi fungsi otak.

Ketiga, minyak zaitun bisa menurunkan resiko diabetes tipe-2 karena dinilai bisa menjaga kadar gula darah. Studi juga menyebutkan bahwa risiko pengurangan diabetes tipe-2 hingga 48 persen bisa terealisasi dalam diet Mediterania.

Keempat, yakni manfaat dari suplemen minyak tersebut dinilai bisa mengurangi stress oksidatif pada individu dengan rheumatoid arthritis. Sebagai informasi, rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan cacat dan nyeri pada persendian. Penyakit ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel normal secara tidak sengaja.

Selain itu minyak zaitun bermanfaat untuk meningkaykan kekuatan genggaman tangan dan nyeri sendi. Namun hal ini bisa terjadi jika dikombinasikan dengan minyak ikan sebagai salah satu sumber asam lemak omega-3 terbaik.

Terakhir, minyak zaitun juga dipercaya bisa mengurangi risiko kanker. Antioksidan yang terkandung di dalamnya bisa mengurangi risiko kerusakan oksidatif akibat radikal bebas yang diyakini sebagai pendorong utama kanker.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini