Kericuhan dalam Sidang Sengaja Dilakukan untuk Lokalisir Dukungan pada Rizieq

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kericuhan terjadi saat persidangan yang melibatkan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Perdebatan ini muncul karena mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini menolak untuk mengikuti sidang virtual.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi menilai bahwa perdebatan yang terjadi merupakan upaya intimidasi terhadap independensi hukum.

“Ini semacam upaya terakhir mereka selamatkan Rizieq Shihab satu, kemudian melokalisir kekuatan FPI supaya tetap kepada Rizieq Shihab,” kata Islah kepada Mata Indonesia News, Senin 22 Maret 2021.

Ia juga menilai bahwa fenomena ini lumrah terjadi khususnya pada sosok yang memiliki pengikut dalam jumlah besar. Dalam hal yaitu Rizieq Shihab.

“Ini biasa terjadi seseorang yang punya massa besar ada intervensi kekuatan massa yang sifatnya brutal kepada lembaga peradilan, terutama di negara dunia ketiga,” kata Islah.

Sebelumnya, kuasa hukum Rizieq termasuk Munarman menolak keputusan untuk menggelar sidang secara virtual.

Alhasil saat sidang digelar kembali pada Jumat 19 Maret 2021 lalu, Rizieq meresponse hakim dengan ‘jurus diam’. Hal ini dilakukan saat pembacaan dakwaan terhadap mantan pimpinan FPI ini. Hakim pun memutuskan menunda persidangan dan akan dibuka kembali pada 23 Maret 2021.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini