Aldi Taher Siap Nikahi Nissa ‘Sabyan’, Netizen Berebut Ingin Ruqyah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama perselingkuhan dua personel Sabyan Gambus, Ayus dan Nissa menemui fakta baru. Usai Ayus mengakui perbuatan khilafnya itu, kini artis sensasional Aldi Taher jadi ikut-ikutan.

Lewat postingan di Insta Storynya, Aldi mengungkapkan kekesalannya dengan Ayus. Ia menilai Ayus tidak berperan sebagai laki-laki sejati dalam kasus perselingkuhan ini. Hal itu turut diunggah oleh akun gosip Instagram, @mak_inpoh.

Aldi Taher sebut mau nikahi Nissa ‘Sabyan’ (instagram/mak_inpoh)

“Jadi laki-laki sejati bor, @ayus.sabyanofficial tabayun klarifikasi,” tulis Aldi dalam unggahannya.

Tak sampai di situ, mantan suami Dewi Perssik ini juga mengatakan bakal menikahi Nissa Sabyan jika Ayus tak bertindak jantan.

“Kalo gak nikahin @nissa_sabyan tar Insya Allah gue yang nikahin nih,” tulisnya.

Respons Aldi itu sontak mengundang komentar warganet. Mereka merasa Aldi terlalu ikut campur dan pansos. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang ingin meruqyah Aldi.

“Jadi pingin ngeruqiyah ustad Aldi deh,” kata akun deescook_ing.

“Pansos terus ustad geloo,” kata akun yeyenmasriyani91.

“Udah ngga waras,” kata akun firda_fiorentinaa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penguatan Resiliensi Media Dukung Ketahanan Nasional di Ruang Digital

Oleh: Nazira Billa Putri )*Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untukmemperoleh informasi secara cepat dan luas. Di sisi lain, perkembangantersebut juga memunculkan tantangan berupa penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang semakin sulit dibedakan dariinformasi yang benar. Dalam situasi seperti ini, penguatan resiliensi media menjadi faktor penting untuk mendukung ketahanan nasional di ruangdigital sekaligus menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam membangunekosistem informasi yang sehat melalui penguatan peran media danpeningkatan kualitas layanan digital. Langkah tersebut menjadi bagiandari strategi nasional untuk memastikan ruang digital Indonesia tetapmenjadi sarana yang aman, produktif, dan mampu memperkuat persatuanbangsa di tengah derasnya arus informasi global.Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasidan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa pers memiliki posisistrategis sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi hoaks dandisinformasi. Menurutnya, media yang menjalankan fungsi jurnalistiksecara profesional menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitasinformasi yang beredar di tengah masyarakat.Fifi menilai kecepatan perkembangan teknologi tidak boleh mengurangikomitmen terhadap akurasi informasi. Karena itu, pemerintah bersamainsan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiapproduk jurnalistik tetap mengedepankan kepentingan publik sertamemberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pendekatan tersebutmenjadi semakin penting ketika ruang digital dipenuhi arus informasi yang bergerak sangat cepat dan tidak seluruhnya melalui proses verifikasi.Pandangan serupa disampaikan Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat,yang menilai pers tetap menjadi kebutuhan penting masyarakat di tengahledakan informasi digital. Menurutnya, informasi kini telah menjadikebutuhan mendasar sehingga masyarakat membutuhkan sumberinformasi yang dapat dipercaya sebagai rujukan dalam memahamiberbagai peristiwa.Di tengah meningkatnya volume informasi, keberadaan media profesionalmenjadi penentu kualitas ruang publik. Media yang mengedepankanprinsip verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab sosial akanmemperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mengurangi ruang bagiberkembangnya informasi yang menyesatkan.Upaya memperkuat ketahanan informasi juga didukung melalui berbagaiinovasi digital yang dikembangkan pemerintah. Pengakuan internasionalterhadap tiga inovasi Indonesia dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 menjadi bukti bahwa transformasidigital nasional semakin mampu menghadirkan solusi yang bermanfaatbagi masyarakat.Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai pencapaiantersebut menunjukkan kualitas inovasi digital...
- Advertisement -

Baca berita yang ini