Selain Dipecundangi Spezia, AC Milan Tak Mampu Lepaskan Tendangan Tepat Sasaran

Baca Juga

MATA INDONESIA, SPEZIA – AC Milan dipecundangi tim promosi Spezia dengan skor 0-2. Selain itu, Rossoneri tak mampu menciptakan satu pun tendangan tepat sasaran di pertandingan ini.

Bertanding di Stadion Alberto Picco, Minggu 14 Februari 2021 dinihari WIB, dua gol Spezia ke gawang Milan dicetak Giullio Maggiore dan Simone Bastoni.

Berdasarkan statistik Livescore, Milan melepaskan lima tendangan dimana tak satu pun yang mengarah tepat sasaran, sementara Spezia melepaskan tujuh tendangan dan empat di antaranya tepat sasaran.

Pelatih Milan, Stefano Pioli menyebut Spezia pantas menang di pertandingan ini. Menurut dia, penampilan anak asuhnya kali ini jauh di bawah harapan.

“Spezia pantas menang malam ini. Ini adalah kekalahan yang benar-benar pantas kami terima. Kami tampil tanpa kualitas dan intensitas sehingga lawan bisa mengambil keuntungan,” ujar Pioli, dikutip dari Football Italia, Minggu 14 Februari 2021.

“Ini menjadi pelajaran berharga. Kami sadar jika tak tampil di level tertentu, kami akan dipermalukan seperti ini. Kami bukan tim yang bisa menang saat tampil buruk. Kami kesulitan sepanjang pertandingan, tidak ada yang berjalan termasuk pemain yang saya pilih tampil di pertandingan ini,” katanya.

“Mungkin kami kurang tajam dalam bereaksi atas kesulitan yang dihadirkan Spezia. Kami sudah memprediksi mereka akan tampil agresif dan serangan balik cepat. Ini benar-benar penampilan yang buruk,” katanya.

Meski kalah, Milan tetap duduk di puncak klasemen dengan 49 poin. Tapi mereka bisa tergusur andai Inter Milan menang lawan Lazio dini hari WIB nanti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Keamanan Papua Prioritas, Pemerintah Tindak Tegas Gangguan OPM

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan pembangunan di Papua. Tanpa situasi yang aman, berbagai program peningkatan kesejahteraan akan sulit berjalan optimal. Oleh karena itu, setiap bentuk gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat sipil, merusak fasilitas umum, maupun menghambat aktivitas ekonomi harus ditolak bersama karena tidak memberikan manfaat bagi siapa pun, terutama masyarakat Papua sendiri yang menjadi pihak paling terdampak.Berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata OPM atau TPNPB dalam beberapa waktu terakhir kembali menunjukkan bahwa pendekatan kekerasan hanya melahirkan penderitaan. Pembakaran pesawat perintis PT AMA di Balinggama, Yahukimo, yang mengakibatkan meninggalnya seorang pilot serta mengganggu pelayanan penerbangan di wilayah pegunungan merupakan contoh nyata bagaimana aksi teror berdampak langsungterhadap kepentingan masyarakat. Transportasi udara di Papua bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan jalur utama distribusi bahan pangan, obat-obatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pokok bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. Ketika pesawat perintismenjadi sasaran serangan, yang paling dirugikan bukan hanya pemerintah atau operator penerbangan, tetapi masyarakat yang kehilangan akses terhadap berbagai layanan dasar.Tindakan kekerasan terhadap fasilitas publik juga berpotensi menghambat percepatanpembangunan yang selama ini terus diupayakan pemerintah. Berbagai proyek infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi membutuhkan situasi yang kondusif agar dapat berjalan sesuai rencana....
- Advertisement -

Baca berita yang ini