Ini Doa yang Dipanjatkan Nabi Muhammad Saat Meminta Rezeki yang Halal

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Doa adalah kunci dari ibadah. Dan hanya kepada Allah SWT kita berdoa, memohon dan meminta segala keinginan juga harapan. Berdoa juga merupakan bukti rasa syukur kita kepada Ilahi Robbi.

Setiap manusia memiliki begitu banyak keinginan dan harapan, salah satunya adalah menjadi kaya. Tentu saja, setiap Muslim wajib menjadi kaya. Sebab dengan harta berlebih kita dapat berbagi kepada sesama.

Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa berbagi bukan hanya untuk mereka yang kaya raya saja. Semua orang bisa berbagi dan semua berawal dari niat dan keikhlasan hati.

Oleh karena itu, mohonlah hanya kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki dari pintu yang tak terduga dan disangka-sangka. Jangan lupa untuk senantiasa juga meminta semoga rezeki yang Allah limpahkan bisa menjadi berkah di dunia maupun akhirat.

Nabi Muhammad SAW pun selalu meminta kepada Allah SWT rezeki yang halal lagi berkah. Berikut doa meminta rezeki halal yang selalu dipanjatkan Nabi Muhammad setiap kali usai melaksanakan sholat.

“Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamid, yaa mubdi’u wa yu’îd, yaa rahiimu yaa waduud. Aghninii bi halaalika ‘an haraamik, wa thaa’atika ‘an ma’shiyatik, wa bi fadhlika ‘an man siwaak.”

Artinya:

” Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini