Keren! Konser Virtual SMTOWN LIVE Pecahkan Rekor

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira untuk seluruh KPopers di seluruh dunia. Pasalnya, konser virtual bertabur bintang, SMTOWN LIVE berhasil pecahkan rekor. Konser tersebut diadakan pada Jumat, 1 Januari 2021 kemarin.

Konser virtual bertajuk ‘Culture Humanitiy’ ini ditayangkan secara gratis. Dilansir dari Soompi, konser tersebut mampu meraup penonton hingga 35,83 juta streaming dari seluruh dunia. Jumlah tersebut sangat fantastis. Konser online tersebut bisa diakses dari 186 negara.

Co-CEO SM Entertainment, Lee Sung Soo dan Tak Yong Joon memberikan komentar atas gratisnya konser tersebut.

“K-pop bukan hanya musik, tapi juga bagian dari kehidupan orang-orang, kami ingin menyemangati para penggemar K-pop di seluruh dunia yang mengalami masa-masa sulit,” ucapnya dilansir dari Soompi.

Konser virtual ini memecahkan rekor bukan tanpa alasan. Pasalnya, ada banyak bintang-bintang Korea Selatan terkenal yang turut memeriahkan acara ini.

Mulai dari Super Junior, Kangta HOT, Taeyeon SNSD, Taemin SHINee, Baekhyun dan Kai EXO, Red Velvet, NCT Dream hingga pendatang baru, aespa.

Kamu ikut nonton juga gak gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini