Soal dan Jawaban Materi Sudut dan Rasio Perbandingan 4-6 SD di TVRI 20 November 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Sudut dan Rasio Perbandingan’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Kamis, 19 November 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Pada pukul berapakah kedua jarum jam membentuk sudut terkecil sebesar 90 derajat?
Kedua jarum jam membentuk sudut terkecil sebesar 90 derajat yakni :
a. Pada pukul 03.00 atau 15.00 ketika jarum panjang ke angka 12 dan jarum pendek ke angka 3
b. Pada pukul 09.00 atau pukul 21.00 ketika jarum panjang ke angka 12 dan jarum pendek ke angka 9

2. Edo mempunyai dua bilangan. Selisih dua bilangan itu 30, dan jika dijumlahkan hasilnya 268. Tentukan bilangan terkecil dan terbesar!
Edo mempunyai 2 bilangan
Selisih dua bilangan = 30
Dua bilangan Jika dijumlahkan = 268

Ditanya:
Bilangan terkecil dan bilangan terbesar?

Jawab:
*Bilangan terkecil = (jumlah-selisih)/ 2 = (268-30)/ 2 = 238/2 = 119

*Bilangan terbesar = (jumlah + selisih)/2 = (268 + 30)/2 = 298/2 = 149
Jumlah dari bilangan = 149 + 119 = 268
Selisih dari bilangan = 149 – 119 = 30

3. Sebuah keranjang bola mainan berisi bola 112 buah. Terdiri dari bola merah, bola kuning dan bola biru dengan perbandingan 3 : 5 : 6.
a. Berapakah selisih banyak bola merah dan bola kuning?
b. Berapakah selisih banyak bola kuning dan bola biru?

Diketahui:
Isi keranjang bola mainan = 112 buah.
Bola merah : bola kuning : bola biru = 3 : 5 : 6.

Ditanya:
a. Berapakah selisih banyak bola merah dan bola kuning?
b. Berapakah selisih banyak bola kuning dan bola biru?

Jawab:
*Banyak bola merah = 3/14 x 112 = 24 bola

*Banyak bola kuning = 5/14 x 112 = 40 bola

*Banyak bola biru = 6/14 x 112 = 48 bola

Jadi
a. Selisih banyak bola merah dan bola kuning adalah= 40 – 24 = 16 bola
b. Selisih banyak bola kuning dan bola biru adalah 48 – 40 = 8 bola

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini