Usai Libur Satu Hari, Fisik Timnas U-19 Digenjot Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, SPLIT – Tim Nasional Indonesia U-19 kembali menjalani latihan pada Sabtu 17 Oktober 2020 di Stadion NK Uskok Klis, Split. Latihan hari ini dilakukan sebanyak dua kali yakni di lapangan dan tempat gym.

Sebelumnya, David Maulana dkk. mendapat libur selama satu hari. Pada latihan ini tim pelatih Garuda Muda memberikan berbagai menu latihan fisik, teknik, taktik dan lain-lain.

Para pemain menjalani latihan dengan penuh semangat, ceria dan antusias. Garuda Muda saat ini sudah 50 hari melakoni pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

“Hari ini kami memulai latihan lagi usai libur latihan kemarin. Kondisi pemain tidak ada masalah dan kami juga bersiap menghadapi laga uji coba selanjutnya melawan Bosnia Herzegovina sebanyak dua kali,” ujar pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, di laman resmi PSSI.

Timnas U-19 saat ini sudah menjalani 10 laga uji coba di Kroasia melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), dan Makedonia Utara (4-1 dan 0-0).

Bek timnas U-19, Bagas Kaffa mengatakan, usai menjalani libur kemarin, hari ini dirinya fokus dan terus bekerja keras di TC Timnas U-19.

“Materi latihan kali ini seperti biasa yang kami jalani selama TC di sini. Yang jelas kami semakin kompak, bersemangat dan terus berjuang selama di sini,” ungkap Bagas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini