Soal dan Jawaban Materi Luas dan Keliling Lingkaran 4-6 SD di TVRI 16 Oktober 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Luas dan Keliling Lingkaran’ di TVRI untuk kelas 4-6 SD pada Jumat, 16 Oktober 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Berapakah keliling dan luas bangun datar di samping?
Soal dan Jawaban Materi Luas dan Keliling Lingkaran 4-6 SD di TVRI 16 Oktober 2020
Diketahui:
Diameter (d) lingkaran = 21 cm
Jari-jari (r) lingkaran = 10,5 cm

Ditanyakan:
Keliling dan luas bangun ½ lingkaran

Penyelesaian:
a. Keliling lingkaran = 2 x π x r
Keliling ½ lingkaran = ½ x 2 x 3,14 x 10,5
= 32,97 cm

b. Luas lingkaran = π x r 2
Luas ½ lingkaran = ½ x 3,14 x 10,5 x 10,5
173,09 cm2

2. Berapakah keliling dan luas bangun datar di samping?
Soal dan Jawaban Materi Luas dan Keliling Lingkaran 4-6 SD di TVRI 16 Oktober 2020
Diketahui:
Jari-jari (r) = 14 cm

Ditanyakan:
Keliling dan luas bangun ¼ lingkaran

Penyelesaian:
a. Keliling lingkaran = 2 x π x r
Luas ¼ lingkaran = ¼ x 2 x π x r
= ¼ x 22/7 x 14
= 22 cm

b. Luas lingkaran = π x r 2
=¼ x 2 x π x r2
= ¼ x 22/7 x 14 x 14
= 22 x 7
= 154 cm2

3. Sebuah taman berbentuk lingkaran berdiameter 28 m, seperempat bagian taman ditanami bunga Lavender dan sisanya ditanami sirih kuning. Berapakah luas taman yang ditanami sirih kuning?
Diketahui:
Diameter = 28 meter, maka r = 14 m
· Ditanami lavender = ¼ lingkaran
· Ditanami sirih kuning = ¾ lingkaran

Ditanyakan:
Berapa luas yang ditanami sirih kuning?

Penyelesaian:
Luas lingkaran = π x r 2
Luas lahan sirih kuning = ¾ x π x r 2
= ¾ x 22/7 x 14 x 14
= 3 x 22 x 7
= 462 m2
Jadi luas lahan yang ditanami tanaman sirih kuning adalah seluas 462 meter persegi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini