Joaquin Phoenix Siap Jadi Napoleon Bonaparte dalam Film Kitbag

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah Napoleon Bonaparte rencananya akan diangkat dalam sebuah film biografi Berjudul Kitbag. Sosok kaisar Prancis abad ke-19 ini akan diperankan oleh Joaquin Phoenix.

Melansir variety, Kamis 15 Oktober 2020, film biografi karya Ridley Scott ini akan fokus pada asal-usul Napoleon dan hubungannya yang tidak stabil dengan istrinya Josephine.

Film tersebut sedang dalam tahap awal perencanaan dan akan diproduksi oleh Disney 20th Century Studio. Proyek ini akan diarahkan dan diproduseri oleh Scott melalui perusahaan produksi Scott Free dengan Kevin Walsh yang juga akan bertindak sebagai produser.

Scott telah menunjuk penulis skenario David Scarpa untuk menulis naskahnya. Scarpa dan Scott sebelumnya berkolaborasi dalam film thriller kriminal tahun 2017 All the Money in the World.

Sebagai informasi, Napoleon memimpin kampanye militer selama Perang Revolusi Prancis dan menjadi kaisar Prancis dari 1804 hingga 1814.

Ia langsung memimpin negara dalam serangkaian pertempuran sebelum akhirnya dikalahkan di Waterloo. Napoleon pertama kali diasingkan ke pulau Elba dan kemudian ke pulau ke Saint Helena, di mana dia meninggal pada tahun 1821 di usia 51 tahun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini