Rachel Maryam Dikabarkan Koma usai Jalani Persalinan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar tak mengenakkan datang dari Rachel Maryam. Aktris sekaligus politisi dari partai Gerindra ini dikabarkan koma usai menjalani persallinan anak keduanya.

Kabar ini pertama kali dibagikan akun @stevanie_huangg dan kemudian diunggah ulang oleh akun gosip @lambe_turah. Postingan memperlihatkan seseorang yang wajahnya ditutup stiker dan diduga Rachel Maryam sedang terbaring dengan bantuan alat medis.

“Mohon doanya buat mbak rachel gaesss???,” tulis @lambe_turah dikutip Sabtu 3 Oktober 2020.

Postingan Instagram @lambe_turah.

Hingga artikel ini dibuat, belum ada info terkait kebernaran info tersebut. Sementara itu unggahan dari lambe_turah ini sudah dibanjiri doa dari netizen.

Sebelum dikabarkan koma, Rachel Maryam memang sempat membagikan potret dirinya bersama sang suami, Edwin Aprihandono, yang akan melakukan persalinan. Rachel sendiri kembali hamil kemabali setelah delapan tahun lebih menikah dengan sang suami.

Melalui akun Instagram pribadinya, Rachel Maryam mengunggah cerita mengenai tantangannya saat harus menjalani kehamilan di masa pandemi. Menurutnya, menjalani kehamilan di masa pandemi sangatlah sulit dilakukan.

“Sepenggal cerita tentang kehamilan di masa pandemi. Ternyata hamil di masa pandemi memiliki tantangannya sendiri ya. Salah satunya harus pintar-pintar menahan kangen dari ketemu sama orang-orang tersayang karena social distancing,” tulis Rachel Maryam pada keterangan fotonya dan suami, Jumat 2 Oktober 2020.

“Padahal bumil lagi perlu banget lho disupport banyak orang untuk melewati ‘hari-hari berat’ selama kehamilan, apalagi di detik-detik menuju lahiran,” tulisnya.

Beruntung Rachel memiliki suami siaga yang selalu berusaha untuk membuatnya senang. “Bahagia sekali, bersyukur sekali dan berterima kasih sekali. I love you to the moon and back guys! H-2 menuju hari kelahiran,” tulis Rachel.

View this post on Instagram

Sepenggal cerita tentang kehamilan dimasa pendemi. Ternyata hamil dimasa pandemi memiliki tantangannya sendiri ya.. Salah satunya harus pinter-pinter menahan kangen dari ketemu sama orang-orang yg tersayang karena social distancing. Padahal bumil lagi perlu banget lho disupport banyak orang untuk melewati “hari-hari berat” selama kehamilan, apalagi di detik-detik menuju lahiran. Alhamdulillah, aku punya super husband luar biasa yg selalu berupaya yg terbaik untuk menjaga mood istrinya selama kehamilan. Sim Salabim terjadilah peristiwa semalam.. Aku dikasih surprise zooming party yg mengundang most of my supporting system oleh suamiku dengan bantuan doula kami @aliababa4 dari @sanggarjiwabertumbuh dan @raibriel dari @rsiabundajakarta . Bahagia sekali, bersyukur sekali dan berterima kasih sekali. I love you to the moon and back guys! @ecotouristic @kale.mataangin @irineroba @fahrezirgi @keymangunsong @monaratuliu @missadeandrini187 @amingisback @tengku_firmansyah @suryasaputra507 @paramitha118real @marcella.zalianty @nirinazubir_ H-2 menuju hari kelahiran❤️ ?: @andicandra_

A post shared by Rachel Maryam Sayidina (@rachelmaryams) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini