MU Lepas Andreas Pereira ke Lazio

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United melepas Andreas Periera ke Lazio dengan status pinjaman. Ole Gunnar Solskjaer mengatakan, Pereira butuh main secara reguler.

Pereira mencatatkan 40 penampilan bersama MU musim lalu, tapi kedatangan Bruno Fernandes membuat kesempatannya bermain semakin kecil. Apalagi musim ini Setan Merah merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam.

Lazio meminjam Pereira selama satu musim penuh. Mereka berharap bisa kehadiran pemain 24 tahun bisa memperkuat lini tengah setelah gagal mendapatkan David Silva.

“SS Lazio mengumumkan meminjam pesepakbola Andreas Hugo Hoelgebaum Pereira dari Manchester United,” bunyi pernyataan Lazio.

Solskjaer menyebut, Lazio adalah klub besar. Pereira diharapkan bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak di sana ketimbang di Old Trafford.

“Lazio adalah klub besar. Andreas butuh main secara reguler. Dia main bagus musim lalu dan main di banyak pertandingan,” ujar Solskjaer, dikutip dari Sky Sports, Sabtu 3 Oktober 2020.

“Anda bisa melihat rasa percaya diri yang tumbuh dan dia semakin berkembang. Tapi setelah kami mendatangkan Bruno, Andreas kehilangan posisinya karena Bruno datang dan tampil sangat bagus. Kami rasa ini keputusan terbaik untuk Andreas,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini