Simak Update Terbaru Fragment Shop Mobile Legends untuk September 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dalam Game Mobile Legends (ML) di bulan September 2020 ini ada sejumlah update yang dirilis Moonton untuk memanjakan para gamer. Salah satunya adalah perubahan pada fitur fragment.

Fitur terbaru ini diklaim bisa menguntungkan para pemain Mobile Legends. Dalam perubahan fitur ini, ada perubahan hadiah baik untuk yang tipe hero dan rare fragment.

Dengan adanya Fragment ini pemain bisa membeli skin gratis ataupun hero gratis dengan pilihan mereka masing-masing. Tapi sayangnya pilihannya dibatasi oleh Moonton.

Pada update terbaru ini, dari Fragment Rare (Langka) beberapa skin seperti Layla, Moskov, Aurora, Argus, Kimmy, Grock dan Kimmy diganti dengan Karina, Roger, Akai, Cyclops, Lancelot, Gatotkaca dan juga Grock.

Ini tentu saja sangat menguntungkan karena pemain bisa memilih-milih lagi hero/skin yang ingin mereka dapatkan dengan membelinya menggunakan fragment.

Sementara beberapa hero yang ada dalam Fragment Hero seperti Moskov, Valir, Khufra, Lunox, Natalia, dan Ling telah diganti dengan Granger, Lylia, Popol dan Kupa, Silvanna, Diggie, dan juga Helcurt.

Untuk mencobanya, kalian bisa langsung membelinya dengan mengunjungi Shop > lalu ke tab Fragment dan silahkan tentukan pilihmu sendiri.

Selamat mencoba!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini