Catat, Mulai Hari Ini Transjakarta Cuma Beroperasi hingga Pukul 19.00

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penerapan PSBB jilid II di Jakarta ikut membuat Transjakarta melakukan penyesuain jadwal operasi armadanya.

Mulai Senin, 21 September 2020, Transjakarta akan memperpendek jam operasionalnya yaitu mulai pukul 05.00 hingga 19.00.

Keputusan itu diumumkan melalui Twitter @PT_Transjakarta pada Minggu 20 September 2020. Sebagai perbandingan, pekan lalu Transjakarta beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

Selain itu, Transjakarta tetap membatasi jumlah penumpang dengan maksimal 60 orang untuk bus gandeng dan 30 penumpang untuk bus besar. Tujuannya untuk menjaga penumpang agar bisa menjaga jarak.

“Sahabat TiJe, layanan Transjakarta pada masa PSBB @dkijakarta beroperasi pada pukul 05.00 – 19.00 WIB. Informasi rute lengkap dapat dilihat pada gambar di atas.” demikian cuitan @PT_Transjakarta.

Selama pandemi COVID-19 ini, Transjakarta juga mewajibkan penumpang unntuk memakai masker. Tempat duduk juga cuma diisi dengan setengah kapasitas.

Catat, Mulai Hari Ini Transjakarta Cuma Beroperasi hingga Pukul 19.00

Catat, Mulai Hari Ini Transjakarta Cuma Beroperasi hingga Pukul 19.00

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini