Lagi di Bogor? Wajib Icip-icip Kuliner Enak Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Selain terkenal dengan sebutan Kota Hujan, ternyata Bogor memiliki tempat wisata kuliner yang menarik dan wajib untuk di datangi jika sedang berkunjung kesana.

Banyak suguhan menarik dan lezat mulai dari jajanan pinggi jalan, hingag resto kelas atas ada semua. Bogor punya varian menu makan siang enak yang siap bikin ngiler maksimal.

Pas banget buat kamu para Traveler yang masih bingung nggak tahu mau makan apa siang ini. Berikut bisa menjadi rekomendasi ketika kalian sedang berada di Bogor.

1. Mie Yamin Halal Gaya Tunggal

Yuk yang lagi di Bogor dan udah ngidam pengen banget makan makan Mie Yamin halal tapi enak, wajib banget mampir ke Mie Ayam Bakso Gaya Tunggal. Recommended banget buat coba Mie Ayam Jamur dengan tekstur mie nya keriting dan lengkap dengan topping Jamur Merang.

Serunya lagi, sebagian besar makanannya homemade seperti Mie, Bakso dan pangsit.

Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda No. 94 (dekat Bogor Trade Mall), Bogor (Cabang : Jalan Bangbarung Raya, samping Ruko VIP, Bogor)

2. Ayam Goreng Penyet Sambal Ijo

Nah, yang nggak bisa makan tanpa ayam, yuk kita langsung mampir ke Ayam Goreng Pneyet Lombok Ijo Pandawa. Bersiaplah untuk menyantap lauk ayam goreng super tasty yang disajikan dengan cara dipenyet bersama sambal ijo pedas maksimal.

Lokasi: Jalan Indrapasta tepat sebrang Alfamart Pandawa, Bogor

3. Mie Ayam Pangsit

Bagi pecinta Mia ayam, bisa langsung merapat ke Mie Ayam Robby aja! Mie ayam Robby ini punya tekstur mie yang lebut dan tipis, Traveler. Paling pas Mie Ayam Robby ditemani es doger.

Lokasi: Mie Ayam Robby, Jl. Rangga Gading, dekat Universitas Kesatuan, Bogor

4. Soto Kuning Pak Salam

Selain mie ayam kamu juga recommended banget untuk coba Soto Kuning Bogor. Di tengah cuaca terik kayak gini paling pas coba makanan yang seger-seger seperti Soto Kuning Pak Salam.

Soto daging sapi dengan kuah berwarna kuning ini punya rasa rempah yang khas, sedap dan super segar, Traveler.

Lokasi: Jalan Suryakencana (samping Indomaret Gg. Aut), Sukasari, Bogor

5. Bakso PMI

Nah, buat yang cari bakso di Bogor, wajib banget buat mampir ke Bakso PMI. Bakso isi daging cacah super melimpah dan kuahnya seger maksimal, yakin bikin Traveler nagih nggak tertahankan.

Lokasi: Bakso PMI, Kantin Gendhis, Jl. Bangbarung, Bogor

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat, Ruang Perubahan Generasi

Oleh: Jaya Abdi Keningar *) Sekolah Rakyat tidak lahir sebagai proyek pendidikan biasa. Ia hadir sebagai jawaban ataspersoalan yang selama puluhan tahun menjadi simpul ketimpangan pembangunan manusiaIndonesia: kemiskinan ekstrem yang diwariskan lintas generasi melalui keterbatasan aksespendidikan bermutu. Dalam konteks ini, Sekolah Rakyat bukan sekadar institusi belajar, melainkan ruang perubahan, tempat negara secara sadar mencoba memutus rantaiketertinggalan dari hulunya. Berbeda dengan sekolah formal pada umumnya, Sekolah Rakyat dirancang denganpendekatan yang menyentuh akar persoalan sosial. Pendekatan ini menjelaskan mengapaleading sector program ini berada di Kementerian Sosial, bukan semata di kementerianpendidikan. Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menilai desain tersebut sebagaipilihan kebijakan yang logis karena sasaran utama Sekolah Rakyat adalah kelompok desilsatu dan dua, masyarakat miskin ekstrem yang selama ini tertinggal dari sistem pendidikanreguler. Menurutnya, orientasi ini menegaskan bahwa pendidikan diposisikan sebagaiinstrumen mobilitas sosial, bukan hanya pemenuhan administratif. Dalam perspektif pendidikan, kebijakan ini mencerminkan pergeseran paradigma negara. Pendidikan tidak lagi dipahami semata sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi sebagaistrategi intervensi struktural untuk memperbaiki kualitas hidup. Presiden Prabowo Subianto, dalam berbagai kesempatan, menekankan bahwa tujuan pembangunan bukanlah mengejarstatus negara berpendapatan tinggi, melainkan memastikan rakyat hidup layak, makan cukup, sehat, dan anak-anak memperoleh pendidikan yang baik. Penempatan Sekolah Rakyat dalamkerangka besar Asta Cita menunjukkan bahwa pendidikan ditempatkan sejajar denganswasembada pangan dan energi sebagai fondasi kedaulatan bangsa. Namun, tantangan terbesar Sekolah Rakyat justru terletak pada kualitas proses belajar itusendiri. Banyak anak yang masuk ke Sekolah Rakyat membawa beban ketertinggalan literasiyang serius. Dalam dialog publik bertema “Menjaga Literasi Sekolah Rakyat” di TVRI,Kepala Perpustakaan Nasional, E. Aminudin Aziz menegaskan bahwa literasi tidak bolehdipersempit hanya pada kemampuan membaca teks, melainkan kemampuan mengolahinformasi secara kritis untuk meningkatkan kualitas hidup. Pandangan ini menegaskan bahwaliterasi adalah inti dari transformasi, bukan pelengkap kebijakan. Di sinilah perpustakaan Sekolah Rakyat mengambil peran strategis. Perpustakaan tidak lagidiposisikan sebagai ruang sunyi penyimpanan buku, tetapi sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk belajar tanpa stigma. Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa ketikaperpustakaan dikelola secara aktif, dengan kegiatan membaca bersama, diskusi buku, dan kelas menulis, anak-anak yang semula pasif mulai berani menyampaikan pendapat. Perubahan ini mungkin tidak langsung terlihat dalam angka, tetapi sangat menentukan arahmasa depan mereka. Pendekatan hibrida yang menggabungkan buku cetak dan teknologi digital juga menjadikunci adaptasi Sekolah Rakyat dengan realitas zaman....
- Advertisement -

Baca berita yang ini