Viral! Bocah Nasihati Ibunya Yang Suka Pasang Nomor Togel: Itu Dosa. Aku Kan TPA, Bu!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Video seorang anak yang terlihat sedang menasihati ibunya viral di media sosial. Anaknya yang belajar di Taman Pendidikan Alquran (TPA) memberi nasihati ibunya soal dosa berjudi togel.

Video itu dibagikan oleh akun Twitter @jawafess. Dalam video terlihat seorang anak perempuan yang tengah duduk berdua dengan ibunya.

Anak perempuan itu berbicara dengan ibunya dengan begitu santai. Ia melarang ibunya untuk main togel.

“Pokoknya jangan pasang nomor, itu dosa. Aku kan TPA, buk. Masa anaknya TPA, ibunya pasang nomor” kata si anak.

“Nomor dua ribu doang,” jawab sang ibu.

“Ya dua ribu pun tetap dosa. Kan orang amal lima ratus saja pahalanya sudah banyak” sang anak bersikukuh mendengar jawaban sang ibu.

“Ya sama aja, nanti dua ribu buat empat nomor, buat amal” sang ibu mencari alasan.

“Loh, dua ribu itu sama aja. Itu setan. Mau-maunya ikut setan” anaknya kini mulai kesal.

Mendengar ucapan yang keluar dari mulut anaknya itu, sang hanya tersenyum malu-malu. “Setan. Senengnya ketan” celetuk si ibu.

Keduanya kemudian saling bertatapan. Sekilas ada tawa yang dipancarkan keduanya.

Video percakapan itu lantas viral. Tak sedikit warganet yang melihatnya ikut senyum-senyum melihat aksi si anak yang tengah menasihati ibunya itu.

“The ending tho aaaawwhh mereka saling tatap penuh kasih dan sayaaang… sehat terus adik dan ibunya,” komentar @ri**sel.

“Karena prinsip emak “ibu tidak pernah salah dan selalu benar”,” tulis @shafit**donghae.

“Lho bu tedjo pas cilik,” kata @anxie**bestie.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini