Bikin Iri, Intip Yuk Momen Luna Maya Jadi Bucin BTS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tanggal 26 Agustus ini menjadi hari yang spesial bagi Luna Maya. Aktris cantik yang juga penggemar boygroup asal Korea Selatan BTS ini merayakan ulang tahun yang ke-37 tahun.

Yup, buat para penggemar BTS, ARMY, pasti tahu betul kalau wanita kelahiran 1983 ini begitu menyukai boygroup asuhan Big Hit Entertainment itu. Dari tujuh member BTS, Luna pernah mengakui bahwa Kim Namjoon alias Rap Monster sebagai suaminya.

Luna mengakui sudah menyukai boyband yang digawangi RM itu sejak tahun 2018 lalu. Hal itu bermula, saat BTS diminta untuk menyampaikan pidato saat sidang lembaga PBB, UNICEF.

Dalam sesi question and answer (QnA) di akun Instagram-nya, Luna mengaku bahwa ia menyukai BTS karena boyband tersebut mengajarinya tentang mencintai diri sendiri. Menurutnya, kepribadian para member BTS, yang menurutnya sangat menginspirasi.

“Mereka ngajarin aku self love,” tulis Luna dalam Insta Story-nya.

Penasaran gimana bucin-nya Luna Maya ke para member BTS? Lihat deh foto-foto berikut ini:

1. Wah! Luna Maya diketahui menonton rangkaian konser BTS di Korea Selatan. Gak cuma sehari, bahkan tiga hari berturut-turut.

Luna Maya (Foto: Instagram/@lunamaya)

2. Bikin iri, Luna Maya bisa masuk ke House of BTS. Gak pakai antre lagi seperti fans lainnya karena ia mendapat undangan dari Big Hit Entertainment.

Luna Maya (Foto: Instagram/@lunamaya)

3. Foto bareng karakter ‘suaminya di BTS’. Gemes ya!

Luna Maya (Foto: Instagram/@lunamaya)

4. Beneran ARMY garis keras, slahraga aja ditemenin sama ‘suami’.

Luna Maya (Foto: Instagram/@lunamaya)

5. Seru banget ya orang-orang disekitar juga dukung gitu nge-buncin-in BTS.

Luna Maya (Foto: Instagram/@lunamaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini