Viral Ayah Kurung Anak Balitanya di Kandang Anjing, Kejam Banget!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebuah kisah yang terjadi di China baru-baru ini membuat publik geram. Seorang ayah tega mengurung anak balitanya yang berusia 20 bulan di dalam kandang anjing.

Ia juga melakukan kekerasan fisik pada sang anak, sampai-sampai bagian kaki balita tersebut mengalami memar-memar. Foto balita malang itu pun akhirnya viral di media sosial.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu, 21 April 2019, peristiwa itu terjadi di Distrik Chao’an, Kota Chaozhou, Provinsi Guangdong, China selatan. Para netizen pun dibuat geram dengan aksi kejam si ayah. Foto-foto viral itu pun diserbu belasan ribu komentar.

Saat ini polisi telah mengamankan pelaku. Di hadapan pihak berwenang, pelaku yang bernama Xu Qian mengaku jika awalnya ia ingin mengirim foto-foto anaknya itu kepada mantan istrinya untuk membuatnya jengkel.

Polisi pun masih terus melakukan penyidikan dan belum memutuskan apakah si ayah yang kejam itu akan kehilangan hak asuh atas anaknya atau tidak.

Berita Terbaru

Sinergi Energi dan Teknologi Indonesia–Jepang Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Geopolitik Global

Oleh: Andika Ramadhan*Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggerakkan diplomasi strategis melaluikunjungan resmi ke Jepang guna memperkuat kolaborasi energi dan teknologi sebagaifondasi masa depan Indonesia. Langkah ini tidak hanya dimaknai sebagai penguatanhubungan bilateral, tetapi juga sebagai respons adaptif terhadap dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi serta ketahananenergi dunia.Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap global menunjukkan kecenderungan meningkatnyafragmentasi ekonomi, disrupsi rantai pasok, serta volatilitas harga energi akibat konflikgeopolitik di berbagai kawasan. Dalam konteks tersebut, Indonesia memandang pentinguntuk memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara maju yang memiliki kapasitasteknologi tinggi dan stabilitas ekonomi kuat, seperti Jepang.Kunjungan Presiden menghadirkan pertemuan penting dengan Kaisar Jepang, Naruhito, sertajajaran pemerintah Jepang, termasuk Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pertemuan tingkattinggi ini menjadi simbol kuat dari kesinambungan hubungan kedua negara yang telahterjalin selama puluhan tahun, sekaligus menjadi momentum untuk memperluas cakupankerja sama yang lebih relevan dengan tantangan global saat ini.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakanlangkah konkret dalam memperkuat fondasi persahabatan kedua negara. Ia menyebutkanbahwa pembahasan mencakup sektor strategis seperti perdagangan, teknologi, pendidikan, kehutanan, dan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memperluaspeluang ekonomi, tetapi juga mempercepat transfer pengetahuan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini