Wow! Pria Ini Buat Tato Sertifikat Vaksin, Tertarik Coba?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sertifikat vaksin menjadi suatu hal yang diperlukan masyarakat. Pasalnya, pemerintah mulai mewajibkan masyarakat untuk memiliki sertifikat vaksin untuk melakukan berbagai kegiatan.

Namun, apa jadinya ya juka sertfikat vaksin membuat seseorang terinspirasi membuatnya menjadi tato? Seperti yang dilakukan pria ini.

Pria bernama Andrea Colonnetta ini melakukan hal ekstrim, yakni mentato QR code sedi lengannya

Hal itu tampak dalam unggahan TikTok gabrielepelleronereal, yang tak lain adalah orang yang mentato QR code tersebut.

Andrea mengaku hal itu dilakukan agar praktis dan agar orang-orang mengetahui jika dirinya telah vaksin. Ia juga menyebut jika dirinya ingin menjadi pelopor pertama yang membuat tato tersebut.

“Itu benar-benar sesuatu yang original, aku ingin jadi berbeda,” kata

Meski begitu, aksi pria asal Italia itu menuai pro dan kontra karena dinilai berlebihan. Ia bahkan sempat mendapat tentangan dari orang tuanya, karena mereka berpikir suatu saat hal itu bisa menimbulkan penyesalan.

Sebelumnya, di Indonesia juga ada fenomena yang mirip. Yakni seorang pria membuat baju dari sertifikat vaksin.

Baju tersebut dibuat agar pria itu mudah saat berkunjung ke mal.

Gimana? Kamu tertarik coba?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Baru Ekonomi Nasional Menguat Usai PidatoPresiden di DPR

Oleh: Dalia Kinanti )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi penanda penting arah barupembangunan ekonomi nasional. Kehadiran langsung Presiden untuk memaparkan kebijakan ekonomi dan fiskal memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantanganglobal sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan ekonomiIndonesia.Pemerintah Indonesia memandang situasi ekonomi global yang dipenuhiketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, dan tekanan terhadapnilai tukar sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kebijakan yang terukur. Karena itu, Presiden Prabowo memilih menyampaikan langsungarah kebijakan ekonomi nasional agar publik memperoleh kepastianmengenai strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomiIndonesia selama tujuh tahun terakhir memang menunjukkanperkembangan positif. Namun, Presiden juga mengingatkan masih adanya persoalanmeningkatnya jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin sertamenurunnya kelas menengah dalam periode yang sama. Kondisi tersebutdinilai menjadi tanda bahwa arah pembangunan ekonomi perlu diperbaikiagar hasil pertumbuhan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.Pemerintah menilai pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengejarpertumbuhan angka makro. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhanekonomi mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat dayabeli masyarakat, dan memperluas kesempatan ekonomi bagi seluruhlapisan masyarakat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti rendahnya rasio penerimaannegara terhadap produk domestik bruto dibandingkan sejumlah negara berkembang lain seperti India, Filipina, dan Meksiko. Pemerintahmemandang kondisi tersebut perlu dibenahi karena berdampak terhadapkemampuan negara dalam membiayai pembangunan nasional dan memperluas program kesejahteraan masyarakat.Pemerintah Indonesia menegaskan pembenahan tata kelola ekonomiharus dilakukan secara menyeluruh. Presiden Prabowo mengungkapadanya praktik oknum pelaku usaha yang tidak melaporkan keuntungansecara faktual dan memindahkan perusahaan ke luar negeri demi memperoleh keuntungan lebih besar. Pemerintah menilai praktik tersebutmenghambat optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi manfaatekonomi bagi rakyat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti posisi Indonesia sebagaiprodusen utama sejumlah komoditas dunia yang belum sepenuhnyamemiliki kendali terhadap penentuan harga ekspor. Pemerintah menilaikondisi itu menjadi alasan penting untuk memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan memperkuatkemandirian ekonomi nasional.Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomitetap berpedoman pada Pasal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini