Viral Video Pemuda Toyor Kepala Aki-Aki karena Salat Gak Khusyuk

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebuah video yang merekam aksi seorang pemuda dan kakek mendadak viral di media sosial. Video berdurasi 13 detik itu memperlihatkan suasana jamaah masjid ketika tengah melakukan salat.

Kemudian, tampak seorang kakek yang menjadi sorotan. Kakek tersebut tampak sedang berada di barisan jamaah dan melakukan salat.

Namun saat menjadi sorotan kamera, rupanya ia sadar. Salatnya menjadi tidak khusyuk. Ia malah menoleh ke arah kamera ketika sedang dalam posisi ruku.

Menariknya, seorang pemuda yang juga menjadi jamaah salat di sebelahnya mencoba mnegingatkan kakek tersebut. Ia berusaha mengembalikan konsentrasi si kakek namun dengan cara yang terbilang ekstrem.

Ia mendorong kepala si kakek ke bawah secara paksa. Cara ini berhasil membuat si kakek kembali khusyuk.

Namun tentu saja cara pemuda ini memancing kritikan netizen. Video yang viral usai diunggah oleh akun Twitter @Azabkuburpedih itu pun sudah di-like dan di-retweet ribuan kali.

Banyak netizen yang mengkritik tindakan pemuda dalam video. Aksinya dinilai tidak sopan meski bertujuan baik.

“Nggak sopan banget sama aki-aki,” komentar @meyladitya.

“Dosa ga sih ngetawain akiaki lagi shalat pula ? 😭” kata @Hsnmub.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini