Viral Video Pasangan Mesum di Bioskop, Netizen: Udah Gak Tahan Apa Ya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menonton film di bioskop banyak dijadikan pilihan tempat untuk berkencan para pasangan saat ini. Jika Kamu sering ke bioskop pasti bakal tahu betul kebanyakan bangku-bangku yang ada di studio diisi oleh para pasangan kekasih.

Nah, perlu buat yang sering ke bioskop bersama pasangan, jangan sampai Kamu melakukan hal-hal kelewat batas. Misalnya saja ciuman, grepe-grepe, dan hal-hal yang justru mempermalukan diri.

Suasana di dalam bioskop sangat mendukung untuk bermesraan, tetapi harus diingat jika di sana merupakan tempat umum. Dan tanpa kalian sadari, pihak bioskop memiliki keamanan untuk menghindari hal-hal yang enggak diinginkan lho.

BACA JUGA: Jangan Grepe-grepe! CCTV di Bioskop Bisa Rekam Gerak-gerik Penonton dengan Jelas

Sebab, bioskop dilengkapi sejumlah kamera pengintai alias closed circuit television (CCTV) yang merekam setiap gerak-gerik pengunjung. Kameranya pun semakin canggih dan gambar yang dihasilkan tampak begitu jelas.

Baru-baru ini pasangan kekasih yang melakukan tindak mesum viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @graciousgazelle pada Selasa 18 Agustus 2020.

“Hayo yang suka main di bioskop,” tulis akun itu.

Dalam video tersebut tampak sejoli duduk di bangku bioskop paling depan. Suasana bioskop pun tampak sepi, tetapi terlihat pria tampak memangku sang kekasih lalu melancarkan aksi mesum.

Unggahan Twitter @graciousgazelle.

Video tersebut mendadak viral di media sosial dan mendapat beragam respons warganet membanjiri kolom komentar.

“w ciuman aje was was anying ini eue sinting bgt wkwkwk,” komentar @hoe**mad.

BACA JUGA: Viral! Postingan Soal 50 Pekerjaan Haram, Yang Masuk Daftar Disuruh Taubat dan Resign

“Di indo keknya ga mungkin deh kalo ngeue gini. Hal wajar paling cipokan, tp terkadang emg ada yg suka bj atau sp santai gitu ditutupin jaket. Bkn pengalaman aing, tp emg ada,” kata @Milan**nando.

“Selama di bioskop, drama paling sering gue liat cuma pasangan yang cium pipi sama di tampar gara2 selingkuh, hmm,” tulis @dracu**_6_6_6.

“Udah gak tahan banget apa ya…..,” kata @tid**missu.

“padahal ada tempat yg dinamakan hotel,” komentar @_imyo**baeee.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini