Viral! Penjual ‘Rujak Incess’ Mirip Syahrini di Sumenep, Auto Laris Manis Tanjung Kimpul

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini penjual rujak di Sumenep, Jawa Timur, menjadi perbincangan netizen. Bukan tanpa sebab, penjual cantik itu memiliki paras seperti penyanyi Syahrini.

Usut punya usut, penjual rujak mirip Syahrini bernama Rumi. Ia menjajakan dagangannya di Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Saking miripnya dengan Syahrini, warung rujaknya pun disebut dengan ‘Rujak Inces’. Seperti diketahui kata ‘Incess’ merupakan sebutan Syahrini dan singkatan dari Princess.

BACA JUGA: Sang Adik Buka-bukaan Soal Sosok Publik Figur yang Terlibat Kasus Akun Haters Syahrini

Kendati warungnya begitu sederhana, banyak orang rela mengantre demi mendapatkan seporsi Rujak Inces tersebut. Bukan hanya karena mirip Syahrini, sajian Rujak Inces ini memang dikenal enak.

Video Rumi sedang melayani pelanggannya salah satunya diunggah oleh akun Instagram @sumenepfoodie beberapa waktu lalu.

“Rujak Inces Syahrini, uwu banget. Mincong nyobain Rujak Inces a.k.a rujak Syahrini yang lagi viral. Kenapa dijuluki rujak inces? Karena yang jual mirip Syahrini congqu,” tulis akun Instagram @sumenepfoodie.

BACA JUGA: Mau Lebaran, Syahrini Jualan Mukena Berlapis Emas Harganya Wow

Dalam captionnya, @sumenepfoodie menyebutkan bahwa Rumi tak hanya menjual rujak saja, melainkan sajian nikmat lainnya seperti salah satunya yakni soto serta kaldu. Harganya pun terjangkau, yakni Rp 10 ribuan saja per porsinya.

Warung rujak Inces yang viral ini sendiri setiap harinya buka mulai dari pukul 10.00 pagi sampai habis. Namun biasanya, tak sampai malam hari.

View this post on Instagram

Uwwuuuu bangett~ mincong nyobain Rujak incess a.k.a Rujak syahrini yang lagi virall? kenapa dijuluki rujak incess? Karena yang jual mirip syahrini congquu?. Mbaknya cantikk banget dan modiss, mincong aja terpesona hihihi?. Overall, masakannya si mbak incess ini juga enak lohh, rujak, soto dan kaldunya mantul! Sumpah, ga pereszz.. percaya deh sama mincong? nikmatnya makan rujak dibawah pohon kelapa.. aawwww hauceeek?❤️. . . ?”rujak incess syahrini” lokasinya di makam lanjeng, tanah merah, saronggi, sumenep. ?rujak: 10K. ?soto: 10K ?kaldu: 10K (pakai tulang 20K). ⏰: buka dari jam 10.00-habis (sore sudah habis). . . #sumenep #sumenepfoodie #sumenephits #sumenepgram #sumenepkece #sumenepkuliner #rujakincess #rujaksyahrini #rujaksumenep #rujaksyahrinisumenep #sotosumenep #kaldusumenep #sumenepsuperhits #wecaresumenep @sumenepsuperhits @kuliner_sumenep @wearesumenep @sumenepid @madurafoodie @maduraholic @kominfosumenep

A post shared by SUMENEP KULINER (@sumenepfoodie) on

Unggahan soal ‘Rujak Incess’ ini pun mendapat beragam komentar dari netizen.

“Mirip bgt,,sukses yh mbak??,” komentar @uci**2019.

“Enakkkk ??,” kata @mirnachri**anti.

“Perasaan gak mirip,” celoteh @danty**tore.

“lebih mirip @syh55 (akun Instagram Aisyahrini, adik Syahrini),” tulis @mahda**nadya.

“Disana Ada penjual rujak yg mirip @lunamaya juga gak, ??,” kata @matr**p7.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menjaga Transparansi Penggunaan Anggaran MBG

Oleh: Asep Faturahman)* Transparansi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Makan BergiziGratis (MBG). Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaananggaran negara, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiaprupiah yang dialokasikan dikelola secara terbuka, terukur, dan akuntabel. Dinamikayang muncul di ruang publik, termasuk perbincangan viral mengenai menu Ramadan, dipandang sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawalkebijakan strategis nasional. Menanggapi isu tersebut, Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan InvestigasiBadan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengatakan alokasi bahan makanan dalamprogram ini berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Angka tersebut berbeda dengan nominal Rp13.000 hingga Rp15.000 yang ramai dibahas, karena total anggaran per porsi mencakup komponen lain di luar bahan bakumakanan. Balita, PAUD,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini