Viral! Kocaknya Video Babeh Ary Gonta-ganti Masker Pas Ngojek, Banjir Doa dari Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video TikTok dengan nama akun @babehojol yang menampilkan tingkah jenaka dari seorang driver ojek online berhasil menghibur netizen. Bahkan, video yang diunggah kembali di Twitter dengan nama akun yang sama berhasil menjadi viral.

Di Twitter, pemilik akun @BabehOjol yang bernama Babeh Ary mengunggah video berdurasi 58 detik saat dirinya ngojek. Dalam captionnya ia menuliskan, “Tiktok pertama saya lagi ngojek, semangat.”

Video diawali saat ia sedang siap-siap berangkat ngojek dengan berpakaian jaket hijau-hitam khas GoJek di rumahnya. Ia kemudian memilih-milih masker yang hendak dipakai di jalanan.

BACA JUGA: Ojol Dimaki-maki Wanita Gegara Panggil ‘Kak’, Netizen Heran: Bisa-bisanya Tersinggung?

Masker yang digunakan pun tampak kocak. Jika dipakai masker tersebut membuat ilusi seakan wajah pemakainya berubah.

Babeh Ary bahkan menggonta-ganti masker yang ia pakai sambil menggerakkan telapak tangannya melewati wajah seakan bak ‘Lathi Challenge’ tapi lagu yang mengiringi adalah lagu dari Benyamin Sueb ‘Begini Begitu’.

Setelah memilih masker, Babeh Ary menunggu order sambil bersantai menikmati kopi di atas sepeda motor. Di adegan itu tampak kaca spion ia hadapkan ke atas sebagai meja untuk gelas kopinya.

BACA JUGA: Viral! Pria Ngaku Anggota Buser Tendang Ojol di Pinggir Jalan, Rumahnya Digeruduk Massa

Setelah melepas masker dan menyeruput kopi, tampak Babeh Ary tersenyum ke kamera. Babeh Ary juga bergurau dengan merekam pelanggannya yang seolah bingung dengan wajah Babeh Ary yang tak sesuai dengan aplikasi karena lupa melepas maskernya yang kocak.

Melalui video itu, Babeh Ary juga mengampanyekan verifikasi wajah dari GoJek untuk menghindari pembajakan akun maupun penipuan. Ia pun memperlihatkan caranya dan mengingatkan semua pengguna GoJek untuk membuka masker sebelum melakukan verifikasi muka.

Hingga kini video Babeh Ary mendapat lebih dari 46,6 ribu retweets dan 134,2 ribu likes. Beragam komentar netizen pun membanjiri unggahan Babeh Ary.

“tolong ya @gojekindonesi kasi apresiasi ama babeh, udah buat citra baik ne ke gojek, awas aja jahatin babe gue Smiling face with hornsGrinning face with smiling eyes,” komentar @KakiKaki**tak.

“Awww semangat pak ngojeknya ! Semoga rezekinya lancar terus ! Sehat & bahagia selalu,” kata @en**kime.

“awww semangat ya pakk!! semoga rejeki nya ada terus dan berkah hehe??,” doa @st**fess.

Ada pula yang salah fokus alias salfok dengan kata spion Babeh Ary. “Makasih ilmu nya, Beh. Spion jadi tatakan kopi adalah life hack yang tidak diajarkan oleh 5 minutes crafts sekalipun,” tulis @udi**26.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Konsistensi Negara Mengawal Keadilan dan Percepatan Pembangunan Papua melalui Otonomi Khusus

Oleh: Manta Wabimbo *) Papua bukan sekadar wilayah administratif di ujung timur Indonesia, melainkan ruangstrategis tempat negara menguji komitmennya terhadap keadilan pembangunan. SejakOtonomi Khusus Papua diberlakukan pada 2001 dan diperkuat melalui Undang-UndangNomor 2 Tahun 2021, arah kebijakan pemerintah semakin tegas: menghadirkan pendekatanpembangunan yang afirmatif, terukur, dan berpihak pada Orang Asli Papua. Dalam kontekstersebut, Otsus tidak lagi dapat dipahami sebagai kebijakan sementara, melainkan sebagaiinstrumen jangka panjang untuk mengoreksi ketimpangan struktural yang diwariskan olehsejarah dan kondisi geografis. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kesinambungan dan penguatanterhadap agenda Otsus. Hal ini tercermin dari intensifikasi koordinasi antara pemerintah pusatdan kepala daerah seluruh Papua yang dilakukan secara langsung di Istana Negara. Langkahtersebut menandakan bahwa Papua tidak diposisikan sebagai wilayah pinggiran, melainkansebagai prioritas nasional yang membutuhkan orkestrasi kebijakan lintas sektor. Pemerintahpusat tidak hanya menyalurkan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa desainpembangunan Papua selaras antara pusat dan daerah. Salah satu capaian yang paling nyata dari implementasi Otsus adalah percepatanpembangunan infrastruktur dasar. Jalan penghubung, bandara perintis, dan fasilitas logistiktelah membuka isolasi wilayah yang selama puluhan tahun menjadi penghambat utamapembangunan. Infrastruktur ini tidak semata menghadirkan konektivitas fisik, tetapimenciptakan fondasi ekonomi baru yang memungkinkan distribusi barang lebih efisien danmenurunkan beban biaya hidup masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan infrastrukturmenjadi wujud kehadiran negara yang konkret dan dirasakan langsung oleh rakyat. Dampak lanjutan dari keterbukaan akses tersebut terlihat pada penguatan ekonomi lokal. Pemerintah mendorong agar aktivitas produksi masyarakat Papua, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro, dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas. Otsusmemberi ruang fiskal bagi daerah untuk merancang kebijakan ekonomi yang sesuai dengankarakter lokal, sekaligus menjaga agar manfaat pembangunan tidak terkonsentrasi padakelompok tertentu. Pendekatan ini menegaskan bahwa agenda pemerintah di Papua berorientasi pada pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan angka statistik. Pada saat yang sama, Otsus Jilid II menempatkan pembangunan sumber daya manusiasebagai prioritas strategis. Program afirmasi pendidikan, termasuk beasiswa bagi siswa danmahasiswa asli Papua, menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depanPapua. Otsus telah membuka ruang mobilitas sosial yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda Papua untuk berkompetisi secaraglobal. Pandangan tersebut memperkuat keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci utamakemandirian Papua di masa depan. Di sektor kesehatan, kebijakan Otsus juga menunjukkan wajah negara yang protektif. Pemerintah memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua tidak lagiterhambat oleh keterbatasan biaya dan fasilitas. Penguatan rumah sakit daerah, distribusitenaga kesehatan, serta jaminan kesehatan khusus bagi OAP mencerminkan pendekatanpembangunan yang berorientasi pada hak dasar warga negara. Dalam kerangka yang sama, pemberdayaan ekonomi perempuan Papua melalui dukungan usaha mikro menjadi strategipenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi lokal. Keunikan Otsus juga tercermin dalam pengakuan terhadap struktur sosial dan politikmasyarakat Papua. Keberadaan Majelis Rakyat Papua serta mekanisme afirmasi politik bagiOrang Asli Papua merupakan bentuk penghormatan negara terhadap identitas dan hakkolektif masyarakat adat. Tokoh agama Papua, Pdt. Alberth Yoku, menekankan bahwa Otsusmemberikan ruang bagi orang Papua untuk menjadi subjek pembangunan di tanahnya sendiri, selama dijalankan dengan semangat kolaborasi dan kejujuran. Perspektif ini menegaskanbahwa Otsus bukan ancaman bagi integrasi nasional, melainkan penguat persatuan berbasiskeadilan. Pemerintah juga menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola Otsus. Pembentukan Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua yang dipimpin langsungoleh Wakil Presiden merupakan sinyal kuat bahwa pengawasan dan efektivitas menjadiperhatian utama. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara konsisten menekankanpentingnya sinkronisasi program antara kementerian dan pemerintah daerah agar dana Otsusbenar-benar menghasilkan dampak nyata. Langkah ini menjawab kritik lama tentangfragmentasi kebijakan dan memperlihatkan kemauan politik pemerintah untuk melakukankoreksi. Ke depan, tantangan implementasi tentu masih ada. Namun dengan peningkatan alokasianggaran Otsus menjadi 2,25 persen dari Dana Alokasi Umum nasional serta pengawasanyang semakin ketat, fondasi pembangunan Papua kian kokoh. Yang dibutuhkan kini adalahkonsistensi pelaksanaan dan kepemimpinan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik. Papua hari ini adalah Papua yang sedang bergerak maju. Mendukung Otsus berartimendukung agenda besar negara dalam menyempurnakan keadilan pembangunan danmemperkuat persatuan nasional. Ketika Papua tumbuh melalui jalur yang damai, inklusif, danberkelanjutan, Indonesia sedang meneguhkan dirinya sebagai bangsa besar yang tidakmeninggalkan satu pun wilayahnya dalam perjalanan menuju kemajuan. *) Analis Kebijakan Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini