Viral! Kisah Suami Pura-pura Pergi Kerja Padahal Kena PHK, Rela Kerja Serabutan Demi Nafkahi Keluarga

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat. Tak sedikit orang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaan tidak sanggup beroperasi seperti normal.

Di sisi lain, orang yang kena PHK pun harus mencari nafkah. Bagaimana pun ada orang-orang yang harus dibiayai hidupnya, misalnya saja seorang suami kepada istri dan anak-anaknya.

Baru-baru ini viral sebuah kisah seorang suami yang terkena PHK namun terpaksa berbohong pada keluarganya. Pria itu tetap ke luar rumah secara rutin selama 3 bulan seolah-olah tetap bekerja.

BACA JUGA: Lahir di Zimbabwe, Putri Sa’ud yang Suara Voice Over-nya Viral Sering Dikira Bercanda

Kisah mengharukan ini disampaikan akun Facebook Muhd Fadzil. Dalam postingannya, netizen asal Malaysia itu mengaku mendengar kisah sang pria tersebut dari sebuah siaran radio.

Facebook Muhd Fadzil.

Diceritakan bahwa pria itu tak ingin keluarganya bersedih karena telah kehilangan pekerjaan. Ia kemudian berbohong dan membuat seolah-olah ia masih bekerja seperti biasanya.

“Dalam tiga bulan itu dia berlagak tak terjadi apa-apa. Tetap mengenakan pakaian lengkap untuk bekerja. Di dalam jok motornya dia telah menyiapkan pakaian ganti untuk melakukan pekerjaan serabutan lainnya. Seperti bekerja mengangkat barang, kuli, pegawai restoran dan lain-lain,” tulis Muhd Fadzil.

Di tengah pandemi seperti ini memang sangat sulit mendapatkan pekerjaan. Dia rela bekerja serabutan dan juga berusaha mencari pekerjaan baru.

Atas usahanya yang tak pernah menyerah, pada 14 September 2020 lalu pria itu mendapatkan panggilan wawancara kerja. Beruntung, ia diterima.

BACA JUGA:  Viral! Video TikTok Mengharukan Anak Driver Ojol Lolos Program Beasiswa Gojek

Meski demikian, pria itu tak lantas memberitahukan istrinya bahwa selama ini dia telah berbohong. Dia hanya mengatakan bahwa dirinya mendapatkan pekerjaan baru yang lebih layak.

“Isterinya tak pernah tahu dia telah dipecat 3 bulan lalu, yang dia tahu suaminya mendapatkan tawaran pekerjaan baru,” tulis Muhd Fadzil.

Kisah pria yang tak putus asa akan keadaan ini pun viral viral. Adapun pelajaran yang bisa dipetik adalah “Selama masih mau berusaha dan berdoa, Tuhan tak akan diam dan pasti memberikan yang terbaik.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini