Viral! Foto Pernikahan Wanita Ini Diedit Asal-asalan, Padahal Bayar Mahal

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Sudah sepatutnya momen-momen penting, indah, dan bersejarah seperi pernikahan patut diabadikan. Dalam acara pernikahan, biasanya pengantin bahkan rela membayar mahal untuk menghasilkan foto-foto yang bagus.

Namun nampaknya hal ini tidak didapatkan seorang warga Malaysia, Noor Aisyah. Dalam akun Facebook-nya, Noor Aisyah mengungkapkan pengalamannya saat menyewakan fotografer yang salah saat momen pernikahannya.

Aisyah kecewa karena hasilnya jepretan sang fotografer terlihat amatir. Dalam beberapa foto yang diunggah, terlihat beberapa foto tampak ngeblur dan juga kecerahan.

(Foto: Facebook/ Noor Aisyah)

“Wow, apakah kita begitu gelap sehingga perlu diedit sampai saat ini. Kami berdua dipenuhi dengan nur, Alhamdulilah. Kami hampir tidak terlihat,” seperti dikutip dalam tulisan yang ada di foto yang diunggah.

(Foto: Facebook/ Noor Aisyah)

“Rupanya, gambar buram sudah menjadi tren. Kami bahkan punya sesuatu yang ekstra dengan cameo dari gadis dengan tudung merah.”

Dilansir dari The Rakyat Post, Aisyah mengatakan bahwa ia menyewa fotografer pernikahannya itu seharga RM 1.600 (sekitar Rp 5,3 juta) yang dibayar secara cicilan. Tapi karena hasilnya tak memuaskan, dia dijanjikan pengembalian dana sebesar RM 600 (sekitar Rp 2 juta).

Unggahan foto-foto pernikahannya pun viral di media sosial. Namun, sekarang foto-foto itu telah dihapus dari Facebook Noor Aisyah.

So, buat kalian yang mau menikah, pastikanlah untuk menyewa seorang profesional ya…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini