Viral! Dokter Bedah Ini Ungkap Lisa BLACKPINK Pernah Operasi Plastik, BLINK Heboh

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Salah satu personel BLACKPINK, Lisa Manoban tentu jadi kesayangan para K-popers dunia. Selain jago menari, Lisa juga disebut menjadi personel BLACKPINK yang tak cantik dari kahir alias tak melakukan operasi plastik.

Namun, seorang dokter bedah pemilik akun TikTok, @drlee90210 itu jusru mengungkap fakta sebaliknya. Lewat video singkatnya, dr. Lee membuat reaksi saat ia menemukan perkataan BLINK, fans BLACKPINK yang menyebut Lisa adalah anggota yang tak pernah melakukan operasi plastik.

@drlee90210

Were not ugly were just poor ? #fyp #plasticsurgery #lisamanoban #lisa #blackpink #bp #lisabp #celebsurgery #SmellLikeIrishSpring #kpop

♬ Ah ah ah – kriptozavr

“When BLINK say Lisa didn’t get plastic surgery (ketika BLINK menyebut Lisa tidak operasi plastik,” tulis dr. Lee.

Kemudian, seolah menanggapi tulisan itu, dr. Lee menggeleng-gelengkan kepalanya. Ekspresinya pun menyatakan bahwa Lisa tidak benar-benar bersih dari operasi plastik.

Sontak, banyak fans BLACKPINK yang heboh bahkan menghujat dokter bedah itu. Namun, tak sedikit BLINK yang menganggap apa yang diungkap dr. Lee itu benar, dan mereka tak masalah jika Lisa benar pernah melakukan operasi plastik.

“Mau oplas atau gak gue tetep takjub.”

“Hidungnya emang kelihatan beda sih.”

“Gapapa, gue tetep suka karena karyanya.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini