Tragis! Bikin Konten Tik Tok Pura-Pura Diculik, Wanita Ini Tewas Ditembak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada-ada saja ulah influencer di zaman modern ini. Mereka rela melakukan apa saja demi sebuah konten untuk mendapatkan view dan likes yang banyak.

Bahkan, mereka tak segan-segan melakukan hal gila dan berbahaya demi sebuah popularitas. Seperti halnya influencer asal Meksiko ini, Areline Martinez.

Martinez merupakan seorang influencer ternama di Meksiko, Amerika Utara. Ia membuat konten berbahaya di paltform Tik Tok, yakni berpura-pura diculik oleh seorang penjahat.

View this post on Instagram

El tiempo no se detiene, yo tampoco.?

A post shared by ??????? ????????? (@are.ma13) on

Dilansir dari Daily Mail, Martinez membuat konten setting-an bersama 10 orang temannya. Skenarionya adalah dia meminta untuk pura-pura diculik dan dibawa ke sebuah perkebunan kecil di Chihuahua, Meksiko.

Agar suasana semakin intens dan mencekam, seorang teman Martinez menodongkan pistol ke arah Martinez yang ditutup matanya. Tak disangka, senjata yang digunakan temannya itu merupakan senjata asli.

Sayangnya, senja api itu dalam posisi aktif dan temannya tak sengaja menarik pelatuknya. Martinez pun terkena tembakan tersebut dan nyawanya tak bisa diselamatkan.

Kejadian tragis itu berujung pada pelaporan teman Martinez ke pihak berwajib. Kini, peristiwa kelam yang terjadi 2 Oktober 2020 lalu masih dalam penyelidikan polisi.

Jenazah Martinez pun telah dimakamkan tak lama setelah peristiwa itu terjadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini