Tewas dalam Kecelakaan, Orang-orang Sampai Rela Antre Menyalatkan Jenazah Wanita Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kisah gadis cantik asal Malaysia ini viral sejak beberapa waktu lalu. Ia menjadi korban kecelakaan di Jalan Bukit Kachi, Changlun, Malaysia hingga tewas.

Kecelakaan itu terjadi pada Senin, 20 Mei 2019. Ketika itu, gadis bernama Insyirah Az-Zahra Mohd Jasni itu baru saja pulang dari kampusnya dan hendak menuju rumahnya di Sungai Petani, Kedah, Malaysia.

Di tengah perjalanan, mobilnya tiba-tiba tertabrak truk hingga hancur. Gadis 21 tahun itu pun tewas.

Jenazahnya kemudian dimakamkan di Tanah Pekuburan Taman Kelisa. Saat menjelang prosesi pemakaman inilah sebuah peristiwa menakjubkan terjadi.

Saat jenazah akan disalatkan, mendadak jamaah memadati masjid. Mereka berbondong-bondong menyalatkan almarhumah, bahkan sampai rela antre. Para jamaah juga beramai-ramai mengantar jenazah ke pemakaman.

Rupanya, hal ini disebabkan postingan sang kakak di media sosial. Melalui akun Facebook ibundanya, Umma Azzahra, kakak almarhumah mengumumkan kepergian adiknya dan meminta doa dari para netizen untuk sang adik.

“Innalillahiwainnailaihirojiun.

Assalamualaikum, saya anak sulung ummi azzahrah, Ahmad Irfan Siddiqi.

Saya ingin mengumumkan kepada semua rekan dan sahabat bahwa adik saya Insyirah Az-zahra telah kembali ke rahmatullah.

Mohon sahabat-sahabat mendoakan dan mensedekahkan Al-Fatihah buat satu-satunya anak perempuan Ummi Azzahrah yaitu adik saya semoga semua urusan berjalan lancar.

Jenazah akan dibawa ke Masjid Al-Muttaqin Taman Ria selepas salat tarawih untuk salat jenazah.

Dan seterusnya akan dikebumikan di Tanah Perkuburan Taman Kelisa,” tulis sang kakak, dikutip Minggu, 26 Mei 2019.

Tak disangka postingan tersebut mendapat respons yang luar biasa dari para netizen. Bahkan banyak netizen yang sampai menyempatkan diri menyalatkan dan mengantar jenazah almarhumah ke pemakaman.

Video yang memperlihatkan suasana salat jenazah almarhumah Insyirah pun viral dan banyak dibagikan netizen.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini