Suami Direbut Pelakor, Driver Ojol Cewek Ini Malah Senang: Ternyata Doyannya Laki Second

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah memprihatinkan datang dari seorang driver ojol wanita. Kehidupan rumah tangganya mendadak berantakan karena kehadiran orang ketiga.

Sang suami pergi meninggalkannya demi seorang pelakor. Namun menariknya, bukannya sedih, driver ojol tersebut justru senang suaminya diambil perempuan lain.

“Dulu gw punya suami, terus suami gw ilang digondol pelakor sundel, tapi gw malah seneng. Kenapa ngga dari dulu aja laki gw ilang,” katanya dalam video yang diunggah akun Tiktok @dina_arisanti78.

“Gak pake lu ilang gw anterin langsung, gw sedekahin terus gw yang bayarin pernikahannya,” lanjutnya, dikutip Minggu, 12 Juli 2020.

Belakangan, ia pun baru tahu jika pelakor yang merebut suaminya memang hobi menjalin hubungan dengan suami orang.

“Dan gw akhirnya tau, ternyata pelakornya doyannya laki-laki second loh,” katanya.

“Jadilah menjadi sosok janda yg bermartabat,” katanya lagi.

Video tersebut pun langsung menuai reaksi para netizen. Banyak yang mendukung tindakan driver ojol tersebut.

“Ambil hikmah nya mbak, moga kedepan nya lebih baik,” kata seorang netizen.

“Keren,” komentar netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini