Pedih! Suami Gay, Wanita Ini Pilih Cerai dengan Pasangan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Perceraian sering kali terjadi saat pasangan suami istri tak lagi menemukan kecocokan dalam hubungan mereka. Tapi, apa jadinya jika perceraian datang lantaran sang suami memilih untuk mencintai pasangan sesama jenisnya?

Seperti yang dialami wanita ini. Kisahnya viral usai diunggah akun Twitter, @areajulid. Lewat postingannya, akun itu membagikan kisah pilu seorang istri yang diduga bernama Cindy.

Cindy membuat video dan menceritakan bahtera rumah tangganya yang harus berakhir di pengadilan. Sebab, sang suami yang ia cintai lebih memilih kekasih sesama jenisnya.

“Setelah menikah, sikapnya berubah dan banyak sekali hal yang tidak pernah ku sangka,” tulis Cindy.

Cindy mengatakan, selama menikah, ia tak pernah disentuh oleh sang suami. Hingga suatu hari ia menemukan percakapan suaminya dengan pria lain di ponsel pria itu.

“Dan ternyata, he’s not loving me, but him,” tulisnya.

Benar saja, isi chat sang suami dengan pria lain yang diduga kekasihnya itu penuh dengan kata-kata mesra. Bahkan, mereka kerap kali saling mengirim foto satu sama lain.

Akhirnya, Cindy pun memutuskan untuk berpisah dengan sang suami. Meski diakuinya berat, namun itu keputusan terbaik yang ia pilih.

“Everything is over,” tulisnya.

Kejadian itu sontak menarik perhatian warganet. Netizen ikut sedih sekaligus miris, dan berharap Cindy bisa mendapat pengganti yang jauh lebih mencintainya.

“Kasihan istrinya.”

“Jangan jadiin perempuan buat topeng kalian.”

“Jahat banget, manipulatif.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini