Kumpulan Video Viral ‘Uang Kaget’ Ini Bikin Kamu Gak Bisa Berhenti Ketawa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini program televisi ‘Uang Kaget’ menjadi viral di mesia sosial karena cuplikan video salah satu Tim Keeper yang tidak sengaja menginjak kaki anak kecil di sampingnya.

Ternyata insiden ketidaksengajaan Time Keeper bukan pertama kalinya terjadi yang membuat viral di media sosial. Apa saja video viral Uang Kaget? Berikut ulasannya.

1. Menginjak kaki anak kecil

Saat itu Mr.Money sedang berbicara dengan seorang anak perempuan yang keluarganya beruntung meneriman rezeki dari Uang Kaget. Keluarga yang menerima uang tersebut terharu hingga menangis.

Tapi saat momen itu terjadi anak laki-laki di samping Soraya sebagai Time Keeper tampak menangis juga sambil melihat kakinya yang ternyata tidak sengaja diinjak oleh Soraya.

2. Gak sengaja jatuhkan orang ke sungai

Insiden satu ini tidak sengaja dilakukan oleh Soraya sebagai Time Keeper. Sudah menjadi ciri khas program tersebut lari-larian mengejar waktu yang hanya diberikan 33 menit saja.

Kebetulan pemilik rumah yang beruntung mendapatkan Uang Kaget berada di dekat seungai sehingga mereka harus melewati sungai terlebih dahulu untuk menuju pasar.

Tetapi saat Soraya sedang lari-lari ia tidak sengaja mendorong seorang pria yang sedang berdiri di pinggiran sungai sehingga membuatnya basah kuyup jatuh ke aliran sungai.

3. Masuk ke selokan

Kejadiannya hampir sama dengan poin nomer 2, tetapi kali ini dilakukan oleh Angel Time Keeper. Saat itu Mr. Money mendapat target di perumahan penduduk yang jalannya cukup sempit.

Ketika target tersebut sudah mendapatkan uangnya, Angel segera bergegas mengajak target ke pasar.

Hal yang tidak terduga terjadi lagi, salah seorang pria yang sedang berdiri di pinggiran selokan menjadi korban selanjutnya. Angel tidak sengaja mendorong pria tersebut hingga masuk ke dalam selokan.

4. Gagal memeluk ibu-ibu

Kalau kejadian yang satu ini memperlihatkan Time Keeper Angel gagal meluk ibu-ibu yang menjadi target Uang Kaget selepas selesai berbelanja di pasar.

Sesudah waktu 33 menit habis, biasanya para target langsung bersujud syukur atas rezeki yang telah diterima.

Saat itu ketika waktu habis Angel langsung ingin memeluk, tapi sayangnya ibu tersebut lolos dari pelukan Angel.

5. Selfie bareng bapak-bapak

Time Keeper memang selalu menemani target ke mana pun ia pergi termasuk saat belanja dari satu tempat ke tempat yang lain.

Saat berkunjung ke salah satu tempat, diduga pemilik toko meminta selfie dengan Soraya, kemudian ia juga mengajak bapak-bapak target Uang Kaget foto bersama.

Tiba-tiba bapak tersebut nyosor mendekatkan pipinya ke pipi Soraya yang membuatnya kaget.



(Anita Rahim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini