Kocak Abis! Aksi Anya Geraldine Sindir Para Cowok yang Hobi Keramas Sebelum Imsak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selebgram cantik Anya Geraldine kembali jadi sorotan. Kali ini, gara-gara aksinya yang nyeleneh di Instagram.

Dalam akun Instagramnya, Anya mengunggah sebuah video kocak. Dalam video tersebut Anya seolah menggunakan badan seorang pria yang sedang memberikan pengumuman. Ia lantas memberikan sindiran kepada para cowok yang suka keramas sebelum imsak.

“Assalamualaikum Wr Wb. Buat para laki-laki yang pada bujangan. Sebelum imsak suka pada mandi, keramas, basah-basahan rambutnya. Emang lu baru ngapain woi, ngapain lu. Astagfirullah,” kata Anya dalam video tersebut, Selasa, 12 Mei 2020.

“Siapa yang suka begitu? tag bocahnya yang suka browing pake vpn apalagi,” lanjut Anya.

Video sindiran itu langsung menuai reaksi netizen. Banyak yang merasa terhibur dengan aksi kocak Anya.

“Kreatif bgt subuh2,” tulis @ovirangkuti.

“Anya ada2 aja kelakuannya,” kata @bakterii_jahatt.

“Wkwkwkwkwkwkwkwk ngakak,” tulis akun aymanalatas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini