Heboh! Muncul Bayi Ikan Hiu Berwajah Manusia, Netizen Nostalgia Ingat Mitos Masa Kecil

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagat maya sedang dihebohkan oleh seekor bayi ikan hiu yang didapatkan seorang nelayan. Bukan bayi hiu biasa, hewan itu sekilas memiliki wajah yang mirip manusia.

Kejadian itu terjadi di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Saat itu, seorang nelayan bernama Abdullah Ferro asal Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, mendapatkan seekor induk ikan hiu yang terjaring di pukatnya.

Usai ditangkap, keeskokan harinya perut ikan hiu itu ia belah. Di dalam isinya terdapat tiga bayi hiu yang mungil.

Dua bayi dari ikan hiu tersebut normal. Namun, satunya lagi memiliki wajah yang mirip manusia.

Kejadian itu turut diunggah aku Instagram, @trendingbuzz.id. Dalam postingannya, terlihat bayi hiu yang sudah tak bernyawa itu memiliki mata besar dan mulut mirip seperti manusia.

Alhasil, peristiwa itu langsung menggemparkan warga Rote. Bahkan, netizen pun geger dan teringat oleh mitos masa kecil tentang seorang anak yang dikutuk menjadi ikan pari.

“Kemaren ikan pari sekarang hiu,” kata akun penkyek.

“Teringat ikan pari,” komentar akun bresmansitungkir_.

“Jadi ingat dulu cerita ikan pari,” tulis akun keyysha_9.

Sampai saat ini belum ada penjelasan mengenai fenomena tersebut. Namun, ada pula netizen yang mengaitkan fenomena itu sebagai tanda akhir zaman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini