Heboh Kucing Homo di Sumatera Utara, Jantan ‘Makan’ Jantan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kelainan orientasi seksual rupanya tak hanya bisa dialami manusia, tapi juga hewan. Contohnya, kasus yang terjadi di Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara ini.

Di desa tersebut ada dua kucing jantan yang mengawini sesama jantan. Cerita ini diungkapkan langsung oleh pemilik kucing tersebut, Marliah (50 tahun).

Diungkapkan Marliah, dua kucingnya yang sesama jantan setiap hari kawin. Yang kuning bertindak sebagai jantannya dan yang hitam sebagai betinanya.

“Setiap magrib kawinnya itu. Dipisahin gak mau, tetap saja kawin,” katanya, dikutip Rabu, 29 Juli 2020.

Video kucing homo saat sedang kawin itu pun viral. Dalam video terlihat kucing kuning ngotot mengejar dan mengawini kucing hitam meski sama-sama jantan.

Kedua kucing tersebut merupakan kucing peliharaan Marliah sejak kecil. Dulu keduanya dipungut Marliah dari jalanan.

“Yang kuning itu sudah dua tahun umurnya. Yang hitam dua tahun lebih,” katanya.

Lebih lanjut, Marliah bercerita jika di rumahnya ada kucing betina. Namun dua kucing jantan tersebut tak tertarik sama sekali untuk mengawini kucing betina.

“Memang yang dua ini lain dari yang lain,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini