Heboh! Beredar Identitas Randy Bagus Pemerkosa Novia Widyasari, Auto Diburu Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kagat maya tengah dihebohkan dengan kasus Novia Widyasari yang mengakhiri hidupnya di dekat makam sang ayah. Keputusan itu Novia ambil lantaran depresi karena dihamili dan diminta aborsi oleh sang kekasih, Randy Bagus.

Terbaru, beredar indetitas diduga milik Randy di sosial media. Pria berusia 21 tahun itu disebut anggota Kepolisian.

Tak hanya itu, foto-foto dan nomor telepon Randy juga tersebar. Bahkan, identitas orangtua Randy yang juga meminta Novia menggugurkan kandungannya pun ikut beredar di jagat maya.

Alhasil, maraknya identitas Randy dan keluarga ini menarik perhatian netizen yang geram. Mereka pun ramai-ramai mengirimkan teror pesan agat Randy mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Nih nomor telepon pelaku.”

“Oh namanya Randy Bagus Hari Sasongko.”

“Semoga kamu masuk neraka.”

Sebelumnya, ramai cerita seorang mahasiswi Universitas Brawijaya, Novia Widyasari yang ditemukan meninggal dunia di dekat makam sang ayah. Novia memutuskan bunuh diri dengan meminum racun akibat depresi dihamili dan diminta aborsi oleh sang kekasih, Randy Bagus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini