Beri Klarifikasi, Ibu Dorong Anak dari Mobil yang Videonya Viral Mengaku Khilaf

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Baru-baru ini publik dikejutkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan aksi tak elok seorang ibu terhadap putrinya. Dalam video itu si ibu tampak mendorong anaknya yang masih SD keluar dari mobil.

Video yang diketahui direkam di Kota Malang itu pun viral. Si ibu pun panen hujatan dari netizen.

Mengetahui videonya menuai kontroversi, si ibu pun membuat klarifikasi lewat sebuah video. Klarifikasi dibacakan si ibu saat dikunjungi penyidik Satreskrim Polres Malang Kota pada Kamis malam, 28 Maret 2019.

“Secara pribadi saya memohon maaf atas viralnya video tersebut. Saya menyesal dan memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata si ibu.

“Peristiwa dalam video terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang. Sekitar pukul 15.30 WIB,” ujar wanita berjilbab itu.

“Saya akui dan khilaf saat itu. Tidak ada niatan untuk menyakiti putri saya. Karenanya dari lubuk paling dalam, saya menyesal dan memohon maaf,” katanya.

Si ibu pun mengaku jika ia emosi lantaran sang anak menolak les, sampai akhirnya aksi kekerasan itu terjadi.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini