Halu! Kanye West Sebut Dirinya Nabi Musa yang Baru

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West kembali membuat ulah. Sosoknya ramai di media sosial lantaran cuitannya di Twitter yang mengaku sebagai Nabi Musa yang baru.

Mulanya, West kesal terkait kontraknya di dunia musik bersama label Sony dan Universal. West merasa diperlakukan tak adil akan kontrak tersebut.

Suami Kim Kardashian ini menganggap saat ini industri musik dan NBA adalah contoh dari perbudakan di era modern. Dalam tulisannya ia pun mengklaim dirinya adalah Nabi Musa yang baru.

“Aku ingin semua orang melihat kontrak di Universal dan Sony. Aku tak ingin melihat orang-orangku diperbudak. Aku akan berjuang dengan seluruh hidupku untuk mereka. Industri musik dan NBA adalah contoh perbudakan era modern. Aku adalah Musa yang baru,” tulis Kanye West.

Tak hanya itu, tampak pula video di akun Twitternya dimana West membuang piala Grammy Award miliknya ke wc dan menyiramnya dengan air urin. Kemudian, West juga mengunggah sejumlah foto surat kontraknya di Twitter.

Hal ini tentu memancing komentar warganet terkait masalahnya dengan sejumlah label musik kenamaan itu dan juga pernyataannya yang mengaku Nabi Musa yang baru.

“Semua orang memanggilnya gila tapi tidak ada yang bisa menunjukkan bahkan satu cara di mana kanye tidak persis sama dengan Musa,” tulis @weirdwithwords.

“Saya setuju dengan semuanya kecuali yang terakhir sobat, aku gak tahu tentang Musa,” tulis akun @LiyLiyBum.

Diketahui, sebelumnya Kanye West pernah menuntut Sony atas kasus hak cipta lagu sejak 2003 lalu. Ia juga turut menyerang Universal Music Grup yang memiliki label Def Jam Record.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini