Diterpa Isu Perselingkuhan, Kumpulan Kalimat Sindiran Raul Lemos Ini untuk Krisdayanti?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Rumah tangga Krisdayanti dan Raul Lemos dikabarkan sedang retak. Asumsi ini muncul lantaran Raul Lemos akhir-akhir ini kerap mengunggah kata-kata berbau sindiran soal perselingkuhan dan dusta di akun Instagramnya.

Raul Lemos sendiri jarang mengunggah sesuatu yang bersifat sinis. Namun, dimulai pada 24 Oktober 2019, Raul membuat netizen bertanya-tanya apa makna dari postingan Instagram Story-nya saat itu.

“Sekali selingkuh, sudah pasti akan selingkuh lagi dan lagi. Stigma yang satu ini sudah sangat melekat dalam masyarakat. Ya, tidak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangan yang dicintainya, terlebih bila hubungan asmara sudah terjalin sekian lama. Namun, apakah stigma tersebut benar adanya? Apakah ada teori yang mendukungnya? Baca terus ulasan berikut ini,” curhat Raul melalui akun Instagramnya, @raullemos06.

Instagram Story @raullemos06.

Tak sampai di situ, Raul kembali mengunggah postingan sebuah peribahasa tentang kebohongan. Ia pun mengingatkan untuk berpikir sebelum bertindak.

“Hanya orang gila yang diangkat deratnya malah menceburkan diri ke lumpur. Orang bbodoh sekali pun tidak akan melakukan itu. Sebab orang bodoh juga tahu akan rasa syukur.”

“Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga, sepandai-pandai tupai melompar, sekali waktu jatuh juga. Jaman sekarang, batu, besi dan tembok juga punya mata dan telinga. Jadi berpikirlah sebelum bertindak. Jgn terlalu bodoh.”

“Allah sudah menentukan rezeki masing2. Jgn mengambil hak orang lain karena pasti tidak berkah.”

Instagram Story @raullemos06.

Unggahan-unggahan Raul Lemos tersebut sontak membuat warganet semakin bertanya-tanya dimaksudkan untuk siapa curhatan tersebut. Pasalnya postingan Raul mengarah pada masa lalu dirinya dan Krisdayanti yang memulai hubungan melalui perselingkuhan pula.

Krisdayanti pun angkat suara soal unggahan suaminya dan isu miring yang menerpa rumah tangganya itu. Anggota DPR tersebut memberi klarifikasi bahwa unggahan yang dilakukan Raul Lemos soal persekingkuhan tak melulu soal rumah tangga yang tak sehat.

“Kalau soal unggahan selingkuh konotasinya juga nggak semuanya diasumsikan rumah tangga yang tidak sehat, loh,” ungkapnya saat dihubungi wartawan pada Kamis, 24 Oktober 2019.

Diva tersebut juga mengaku bahwa ia berusaha untuk bisa menjaga rumah tangganya agar tetap baik-baik saja.

“Bisa soal pekerjaan atau keterbatasan waktu dalam kegiatan-kegiatan kita yang tidak optimal. Namanya manusia kita berupaya semoga semua baik dalam rumah tangga,” akunya.

Penyanyi yang akrab disapa KD itu juga menepis kabar miring tersebut dengan mengunggah foto-foto romantisnya bersama suami. Salah satunya adalah saat ia menemani suami untuk operasi katarak.

“Allhamdulillah operasi kataraknya lancar amor, ini effect dari operasi retina suami setahun lalu yang mengganggu mata kirinya,” tulis KD. (Dinda)

 

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini