Ditentang Ibunda Indah Permatasari, Arie Kriting Galau dan Sebut Banyak Orang Jahat

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Hubungan percintaan komika Arie Kriting dengan aktris cantik Indah Permatasari rupanya tak berjalan mulus. Pasalnya, diketahui ibunda dari Indah Permatasari, Nursyah tak merestui hubungan sang anak dengan Arie.

Nursyah bahkan menuding jika Arie Kriting membawa pengaruh buruk terhadap Indah. Menurut Nursyah, semenjak berpacaran dengan Arie, terjadi perubahan drastis pada anaknya.

“Saya gak pernah kasar urus anak, cuma ini saja kenapa bisa beda sekali ini anak. Jangan dicuci otak anak saya,” kata Nursyah.

Nursyah mengungkapkan ia merasakan Indah berubah sejak 2 tahun lalu, yakni saat Indah bergabung dalam penggarapan film Jomblo. Indah yang semula selalu minta ditemani saat syuting, kini menolak diantar ibundanya.

“Saya gak pernah kasar urus anak, cuma ini saja kenapa bisa beda sekali ini anak. Jangan dicuci otak anak saya,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Arie memilih bungkam dari segala tudingan yang dituduhkan ibunda Indah Permatasari.

Meskipun demikian, Arie mengungkapkan kegalauannya lewat suatu unggahan di Instagram. Dalam unggahan tersebut Arie sengaja mematikan kolom komentar karena tidak mau memberi ruang bagi orang lain yang ingin bersikap jahat.

Dalam postingan itu pula, Arie mengibaratkan Indah sebagai sebuah rumah yang menjadi tempat untuk pulang di kala lelah mendera.

“Entah apa kesalahan saya sehingga beberapa orang merasa boleh berkata jahat kepada saya karena urusan memilih pasangan ini. Kami hanya berusaha menjalani takdir. Yang mempertemukan dan memberi kesempatan kepada kami untuk saling mempelajar,” kata Arie pada postingan yang diunggah pada 21 Oktober 2019 lalu.

“Mungkin di mata beberapa orang saya dianggap tidak pantas. Tetapi yang terpenting adalah penilaian dia, terhadap kepribadian saya. Semoga terus bertumbuh dan berbahagia. 🙏🏾,” lanjutnya.

Kisah cinta dua insan yang terhalang restu orangtua ini pun menjadi sorotan publik. Dalam postingan Instagramnya pada bulan Junin lalu Indah Permatasi pernah mengungkapkan rasa cintanya kepada pria asal Papua itu.

“Lelaki yang berbeda. Caranya memaknai hubungan itu ajaib. Bagaimana dia menyayangi. jatuh hati pada pemikirannya. jatuh cinta pada kelembutan hatinya ❤️,” tulis Indah Permatasari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini